Beirut, LiputanIslam.com –   Kelompok pejuang Hizbullah yang berbasis di Lebanon, Senin (4/9/2017), merilis statemen berisikan kecaman terhadap pemerintah Myanmar dan menyebutnya bertanggungjawab atas “pembasmian etnis” terhadap warga Muslim Rohingnya di Myanmar. Hizbullah juga menyebut musuh bebuyutannya, Rezim Zionis Israel, telah mempersenjatai tentara Myanmar untuk membantai warga Muslim Rohingya.

Kecaman ini dituangkan Hizbullah dalam statemen lengkap sebagai berikut;

“Hizbullah mengutuk kejahatan terhadap etnis Muslim Rohingya di Myanmar yang telah menjatuhkan ribuan korban dan pengusiran terhadap puluhan ribu warga ini tanpa ada reaksi berarti dari lembaga-lembaga pengaku pembela HAM di dunia.

“Warga tertindas itu telah menjadi korban kampanye pembasmian yang diterapkan rezim penjahat di Myanmar, sebagaimana mereka juga merupakan korban konspirasi internasional anti mereka dan anti umat Islam di seluruh dunia yang dilakukan terutama oleh para mustakbirin (imperialis) yang eksis di dunia tanpa diam ketika terjadi peristiwa yang berkaitan dengan interesnya. Para mustakbirin bungkam di depan pembasmian etnis dan penistaan hak kaum perempuan dan anak kecil manakala hal ini tidak merugikan agenda dan proyek terkutuk mereka di dunia.

“Pemandangangan mengerikan dan langka yang telah dibocorkan oleh media berupa pembantaian di wilayah Rakhine telah menyingkap tingkat kedengkian dalam diri para pengikut rezim Myanmar yang notabene didukung oleh kekuatan-kekuatan besar dunia, termasuk entitas Zionis yang tak segan-segan menyuplai tentara penjahat di Myanmar dengan berbagai jenis senjata yang diperlukan untuk melakukan kejahatan yang berkelanjutan itu.

“Hizbullah menyerukan kepada semua pihak yang aktif di tengah umat kami dan di dunia dunia secara keseluruhan agar memekikkan suaranya untuk melawan kampanye pembasmian yang menimpa warga tertindas di Rakhine, melakukan segala bentuk tindakan yang memungkinkan untuk menunjukkan keteraniayaan warga ini, dan menekan semua pihak yang berkompeten agar mengatasi keteraniyaan mereka dan membebaskan mereka dari mimpi buruk agar semua pihak ini tidak sekedar menjadi penonton salah satu kejahatan yang paling sadis di era modern ini.” (mm/alalam/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL