hizbullah palestinaBeirut, LiputanIslam.com – Gerakan Hizbullah menyambut baik kritikan pemerintah Mesir terhadap putusan pengadilan Mesir yang mencatat Hamas dalam daftar organisasi teroris. Sebelumnya, juru bicara bidang hukum pemerintah Mesir menyatakan bahwa kritikan itu dikemukakan terkait pelaksanaan undang-undang anti teror yang dikeluarkan bulan lalu. Sesuai undang-undang itu, kelompok-kelompok yang dimasukkan dalam daftar teroris oleh pengadilan Mesir akan ditindak oleh pemerintah.

Kantor berita Palestina Safa Kamis (12/3/2015) melaporkan bahwa keputusan pengadilan Mesir anti Hamas tersebut justru mendapat kritikan dari pemerintah Mesir sendiri. Juru bicara pemerintah Mesir bidang hukum menyebut kritikan itu sebagai tindakan yang tepat.

Sebuah sumber hukum Mesir menyebutkan bahwa pada tanggal 22 Maret mendatang akan diselenggarakan rapat pertama kalinya untuk membahas kritikan pemerintah Mesir.

Milisi Hizbullah yang bermarkas di Lebanon menyambut gambira sikap pemerintah Kairo tersebut sembari mengingatkan bahwa Hamas memang bukan kelompok teroris, melainkan gerakan perlawanan rakyat Palestina terhadap pendudukan kaum Zionis Israel atas Palestina. Hizbullah juga mengimbau pihak Hamas dan Mesir supaya berunding untuk meredakan ketegangan antara keduanya.

Putusan untuk memasukkan Hamas dalam daftar teroris di keluarkan Pengadilan Urusan Darurat Kairo pada bulan lalu. Putusan ini memperburuk hubungan Mesir dengan Hamas yang mengeruh sejak presiden Mesir Mohamed Morsi terguling pada tahun 2013. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*