Beirut, LiputanIslam.com –  Gerakan Hizbullah yang berbasis di Lebanon, Senin (17/7/;2016), memuji serangan tiga pejuang Palestina yang menewaskan dua polisi Rezim Zionis Israel dan melukai satu lainnya di Baitul Maqdis pada Jumat pekan lalu. Hizbullah menyebut aksi tiga pejuang yang akhirnya gugur ditembak pasukan Zionis itu sebagai jihad suci yang dilakukan oleh pejuang gagah berani Palestina.

Hizbullah menegaskan bahwa serangan itu pantas dilakukan karena “mengakar pada spirit muqawamah (perlawanan) dalam diri orang-orang Palestina di seluruh negeri Palestina”, dan menunjukkan betapa mulia Masjid al-Aqsa dalam sabubari bangsa Palestina sehingga dari tempat suci ini bergelora perang melawan pendudukan Zionis.

“Di tanahnya sendiri para pejuang itu rela mempersembahkan jiwa mereka demi membebaskan negeri dan mengembalikan martabat dan kemerdekaan,” ungkap Hizbullah.

Gerakan pejuang Lebanon pimpinan Sayyid Hassan Nasrallah ini menambahkan bahwa berdasarkan norma apapun aksi yang dilakukan oleh para pejuang Palestina dari marga al-Jabarin itu merupakan tindakan yang besar dan membanggakan serta menunjukkan gelora penolakan yang dahsyat terhadap penistaan dan pendudukan kaum Zionis terhadap bangsa Palestina.

“Ini merupakan pelajaran yang patut dipetik oleh setiap manusia merdeka di tengah umat kita untuk melawan para mustakbirin, rezim pendudukan, dan kaum zalim,” tegas Hizbullah.

Seperti pernah diberitakan, tiga pejuang Palestina gugur syahid setelah melepaskan tembakan yang menewaskan dua polisi Israel dan melukai satu lainnya di kota lama Baitul Maqdis (al-Quds/Yerussalem), dini hari Jumat (14/7/2017).

Setelah menembak para pejuang itu berusaha kabur ke halaman Masjid al-Aqsa namun terkejar dan diterjang peluru pasukan Zionis. Kejadian ini menimbulkan ketegangan hingga shalat Jumat di Masjid al-Aqsa tak jadi dilaksanakan karena dilarang oleh otoritas keamanan Israel. (mm/almanar)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL