Beirut, LiputanIslam.com –  Kelompok pejuang Hizbullah Lebanon, Ahad (27/8/2017), menyatakan bahwa kawanan teroris ISIS bersama keluarganya akan menyingkir dari wilayah perbatasan Lebanon-Suriah ke kota Abu Kamal di bagian timur provinsi Deir Ezzor, Suriah.  Kesepakatan mengenai relokasi ISIS ini dicapai oleh kedua pihak dengan persetujuan pemerintah Suriah.

Pusat Media Perang melaporkan, “Kawasan yang akan dituju oleh konvoi kawanan bersenjata ISIS dan keluarganya adalah kota Abu Kamal di bagian timur provinsi Deir Ezzor, Suriah, sesuai kesepakatan.”

Sebelumnya sumber-sumber yang dekat dengan tentara Suriah dan Hizbullah mengungkapkan kepada TV al-Mayadeen bahwa kawanan teroris ISIS bersedia menyerah kepada Hizbullah dengan syarat mereka direlokasi ke Deir Ezzor, dan sebagai imbalannya mereka akan mengungkap nasib beberapa tentara Lebanon yang mereka tawan sejak beberapa tahun silam.

Berbagai sumber menyatakan bahwa para teroris ISIS menyerah pada malam hari setelah mereka yakin tak ada pilihan lain kecuali menyerah setelah tentara Suriah dan Hizbullah terus bergerak maju mendekati posisi-posisi mereka.

Sesuai kesepakatan itu, ISIS akan menyerah kepada tentara Suriah dan Hizbullah pada tahap awal, dan setelah mereka direlokasi ke Deir Ezzor baru mereka akan mengungkap nasib tawanan tentara Lebanon tersebut.

Sumber-sumber itu juga menyebutkan bahwa Hizbullah bergerak mencari tempat penyekapan tawanan itu namun memasrahkan kepada tentara Lebanon pengumuman mengenai kondisi mereka. Kesepakatan itu berkenaan dengan penyerahan satu pejuang dan enam jenazah anggota Hizbullah.

Sementara itu, tentara Suriah mengumumkan pihaknya menyetujui gencatan senjata dengan ISIS di kawasan Qalamoun barat, provinsi Damaskus.

Seperti dikutip DPA, tentara Suriah dalam statemennya beralasan bahwa gencatan senjata itu disetujui demi “menjaga darah tentara Suriah dan pasukan sekutunya serta warga sipil.”

Kesepakatan gencatan senjata ini merupakan yang pertama kalinya antara tentara Suriah dan ISIS.

Statemen itu menjelaskan bahwa setelah tentara Suriah dan Hizbullah mencapai beberapa keberhasilan di kawasan pegunungan Qalamoun barat serta memperketat kepungan terhadap kawanan ISIS yang tersisa maka demi menjaga jiwa pasukan serta warga sipil dicapailah kesepakatan antara Hizbullah dan ISIS di mana kawanan ISIS yang tersisa harus direlokasi ke kawasan timur Suriah.  (mm/rayaluoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL