brigade hizbullah Irak

Brigade Hizbullah Irak berparade membawa poster pendiri Republik Islam Iran Ayatullah Imam Khomaini

Baghdad, LiputanIslam.com – Pasukan relawan dari kelompok Hizbullah Irak menyatakan pihaknya bertekad untuk memiliki senjata “anti helikopter” untuk mencegah bantuan senjata dan bahan pangan pihak asing via udara bagi kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Bersamaan dengan ini puluhan orang dilaporkan tewas dalam pertempuran ISIS melawan pasukan Irak, Peshmerga dan relawan di beberapa lokasi, dan ISIS meledakkan masjid terkuno yang dibangun sejak era kekhalifahan Umar bin Khattab ra di provinsi Anbar.

Sebagaimana dilaporkan Fars News, kelompok ini dalam statemennya yang dirilis Jumat kemarin (20/2/2015) menegaskan bahwa dalam waktu dekat ini mereka mempersenjatai diri dengan roket canggih anti helikopter di semua lokasi pertempuran melawan ISIS. Mereka bersumpah akan menembak semua helikopter yang terpantau akan memberikan bantuan senjata, amunisi dan bahan makanan kepada ISIS.brigade hizbullah Irak2

Hizbullah Irak mengaku sudah memiliki senjata dan amunisi canggih yang dapat membidik sasaran dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.

Sejak beberapa waktu lalu tesiar kabar bahwa helikopter Amerika Serikat atau pasukan koalisi telah beberapa kali menjatuhkan paket-paket bantuan kepada ISIS, terutama ketika ISIS sedang terdesak dalam pertempuran melawan tentara dan relawan Irak. Berbagai kalangan di negara ini mendesak pemerintah supaya mengusut kasus-kasus pengiriman bantuan kepada ISIS tersebut.

Puluhan Anggota ISIS Tewas dan Luka di Tikrit

Seorang narasumber keamanan di provinsi Salahuddin menyatakan puluhan anggota ISIS tewas dan luka terkena serangan sengit senjata artileri dan mortir terhadap tempat-tempat perkumpulan mereka di pusat kota Tikrit dan lokasi lain di tenggara kota ini.

“Pasukan Irak hari ini melancarkan serangan artileri dan mortir dengan skala yang terbesar sejak 11 Juni tahun lalu sampai sekarang dengan sasaran lokasi-lokasi konsentrasi ISIS di pusat kota Tikrit dan distrik al-Daur (25 km tenggara Tikrit), menjatuhkan puluhan korban tewas dan luka di pihak ISIS,” kata sumber yang meminta tidak disebutkan namanya itu kepada al-Sumaria News Jumat kemarin.

Dia menambahkan bahwa pasukan keamanan dan relawan al-Hasyd al-Syakbi sudah melakukan persiapan untuk memulai operasi pembebasan Tikrit, distrik al-Daur dan kawasan di timur Tikrit.

Menurutnya, sejak Kamis lalu (19/2/2015) di Tikrit dan berbagai kawasan sekitarnya telah terjadi pengerahan tentara dan laskar dalam jumlah besar untuk mengganyang ISIS.

24 Tewas Dalam Pertempuran Peshmerga – ISIS

Di bagian barat kawasan Kurdistan Irak sebanyak 24 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam pertempuran pasukan Kurdi Peshmerga melawan pasukan ISIS.

Sky News edisi bahasa Arab menyebutkan bahwa di pihak ISIS telah jatuh korban tewas sebanyak 20 orang, sedangkan di pihak Peshmerga empat orang, sementara puluhan lainnya dari kedua belah pihak menderita luka-luka.

Di bagian lain, tentara Irak yang dibantu relawan serta pasukan adat setempat berhasil mencegah dan menghalau upaya ISIS menggempur waduk al-Adhim di utara kota Baquba, provinsi Diyala.

ISIS Ledakkan Masjid Terkuno di Anbar

Seorang pejabat keamanan Irak menyatakan ISIS telah meledakkan sebuah masjid terkuno di provinsi Anbar.

“Pasukan ISIS sore hari ini telah memasang bahan peledak di masjid al-Farouq di kawasan Jabah di wilayah administrasi distrik al-Baghdadi (90 km meter barat kota Ramadi) kemudian meledakkannya dari jarak jauh,” ungkap sumber itu kepada situs berita Irak al-Masalah, Jumat kemarin.

Menurutnya, masjid itu didirikan sejak zaman khalifah kedua Umar bin Khattab ra, dan kini masjid itu sudah rata dengan tanah.
ISIS sudah menghancurkan puluhan masjid di berbagai kawasan yang mereka kuasai di Irak dengan berbagai alasan, terutama karena di dalamnya terdapat makam-makam tokoh yang menjadi tempat ziarah warga Irak.

Sesuai faham Wahhabi/Salafi, ziarah kubur di mata ISIS adalah perbuatan syirik dan bid’ah sehingga harus diperangi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL