hizbullah dan suriahBeirut, LiputanIslam.com –  Milisi pejuang Hizbullah yang bermarkas di Lebanon menegaskan pihaknya tidak akan beranjak dari negara Suriah yang sudah sekian tahun dilanda perang saudara dan terorisme.

Wakil Sekjen Hizbullah Syeikh Naim Qassem, Rabu (19/10/2016), menyatakan bahwa Hizbullah bersama para sekutunya di Suriah sekarang dapat menghadapi konspirasi kaum mustakbirin dunia serta mencegah jatuhnya Suriah dari tangan kubu muqamawah (perlawanan terhadap Israel) ke tangan kubu yang bersekongkol dengan Israel.

“Dengan resiko apapun kami akan terus berjuang, dan tidak akan meninggalkan Suriah selagi di sana diperlukan perang melawan kaum takfiri. Kami tidak akan membiarkan mereka mencapai tujuannya, sebab kami memiliki para pemuda dan keluarga-keluarga yang sudah sangat bulat tekadnya untuk mewujudkan perlindungan, kemenangan, dan kesuksesan muqawamah dan agenda-agendanya,” tegasnya.

Dia menambahkan, “Kami mengetahui bahwa penyelesaian di Suriah lambat, dan bisa jadi akan sangat lambat. Jika ada orang yang mengira kami sudah loyo maka ketahuilah bahwa kami adalah kaum yang pantang loyo.” (mm/raialyoum)

DISKUSI:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL