hizbullah di pegunungan lebanonBeirut, LiputanIslam.com – Gerakan Hizbullah membantah rumor bahwa kelompok pejuang Islam yang berbasis di Lebanon ini menarik pasukannya dari Suriah menyusul keputusan Rusia mengurangi jumlah pasukannya di Suriah dan setelah tersiar kabar bahwa kelompok teroris Jabhah al-Nusra akan melancarkan serangan besar-besaran dalam 48 jam ke depan. (Baca:Al-Assad dan Putin Sepakati Pengurangan Pasukan Udara Rusia di Suriah )

“Rumor ini sama sekali tak ada kaitannya dengan realitas, dan ditebar semata-mata sebagai perang propaganda yang dilakukan secara rutin namun selalu gagal. Rumor ini ditebar oleh beberapa kantor berita asing dan media Arab dengan koordinasi kelompok-kelompok teroris,” ungkap Hizbullah dalam statemennya, sebagaimana dilansir al-Akhbar, Rabu (16/3).

Hizbullah menambahkan bahwa pasukan Suriah dan sekutunya terus bergerak maju menghancurkan kelompok-kelompok teroris dan menimbulkan tekanan hebat pada rezim-rezim yang menjadi donatur keuangan dan senjata kelompok-kelompok teroris.

Seperti diketahui, Hizbullah sejak awal-awal krisis Suriah sampai sekarang terus membantu pemerintah Damaskus memerangi teroris, meskipun campurtangannya di Suriah mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk Arab Saudi dan negara-negara sekutunya yang gigih mensponspori pemberontakan dan terorisme di Suriah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL