hizbullah dan suriahBeirut, LiputanIslam.com –  Gerakan Hizbullah yang bermarkas di Lebanon, Senin (29/2), secara resmi mengakui komandan militernya yang bernama Ali Fayyadh gugur di Suriah, dan menjelaskan bahwa jenazahnya telah dipulangkan ke Lebanon bersama tiga jenazah pejuang Hizbullah lainnya.

Sebelum itu, berita terbunuhnya Ali Fayyadh alias Ala’ al-Busnah yang juga disebut-sebut sebagai komandan operasi khusus Hizbullah sudah tersiar di beberapa akun medsos yang dekat dengan Hizbullah, namun organisasi pejuang Lebanon ini saat itu belum memberikan pernyataan resmi.

Belakangan,sebagaimana dilaporkan Rai al-Youm,  melalui akun resmi miliknya yang bernama al-I’lam al-Harbi di Facebook  mengumumkan; “Muqawamah Islamiyyah (Hizbullah) telah memulangkan jenazah para syuhada kami, termasuk Syahid Sang Pemimpin Ali Fayyadh (Haji Ala’) dari bukit al-Hamam di bagian tenggara Rif Aleppo.”

Dijelaskan pula bahwa pemulangan jenazah dilakukan setelah selesai operasi militer yang dimulai sejak Minggu malam (28/2) dan diikuti oleh pasukan khusus Hizbullah dan pasukan pemerintah Suriah.

Fayyadh yang berasal dari distrik Ansar di Lebanon selatan gugur dalam pertempuran dengan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di dekat distrik Khanasir di bagian selatan Rif Aleppo.

Hizbullah terjun ke medan pertempuran di Suriah untuk membantu pemerintah negara ini memerangi teroris sejak tahun 2014.

Tidak ada keterangan resmi dari gerakan pimpinan Hassan Nasrallah ini mengenai berapa jumlah anggota yang gugur di Suriah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL