Istanbul, LiputanIslam.com –  Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa satu helikopter negara ini tertembak jatuh saat menjalankan operasi militer bersandi “Tangkai Zaitun” di kawasan Afrin, provinsi Aleppo, yang dikuasai oleh milisi Kurdi di Suriah utara.

Di sela-sela rapat Partai Keadilan dan Pembangunan  (AKP) di Istanbul, Turki, Sabtu (10/2/2018), dia mengancam bahwa akan Turki akan memberikan balasan sengit dan milisi Kurdi akan membayar mahal atas penembak jatuhan helikopter tersebut.

“Salah satu helikopter kita baru saja jatuh. Hal-hal demikian akan terjadi, kita dalam perang … Kita mungkin kehilangan helikopter, tapi mereka akan membayar harga untuk ini,” kata Erdogan kepada para anggota AKP.

 

Militer Turki dalam sebuah pernyataan tidak menyebutkan alasan mengapa helikopter tersebut jatuh. Disebutkan dua tentara tewas dalam peristiwa ini, dan tim teknis sedang menyelidikinya.

Militer Turki dalam statemen lain menyatakan lima tentara lagi juga tewas dan sembilan lainnya cedera, sementara 26 milisi Kurdi tewas dalam pertempuran dengan pasukan Kurdi di dekat Afrin, Sabtu.

Sebelumnya, milisi Unit Perlindungan Rakyat (YPG) yang diperangi oleh Turki di Afrin menyatakan pihaknya berhasil menembak jatuh satu helikopter Turki, dan tujuh tentara Turki terbunuh.

Mustefa Bali, anggota Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) yang komponen utamanya adalah YPG, menyatakan helikopter tersebut tertembak jatuh di angkasa desa Qod, distrik Rajo Afrin. Dia juga mengatakan bawa insiden tersebut juga terekam kamera.  (mm/alalam/reuters/rudaw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*