Riyadh, LiputanIslam.com –  Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan 12 tentara Saudi, 4 di antaranya perwira, tewas akibat jatuhnya helikopter Black Hawk yang membawa mereka di provinsi Marib di bagian timur Yaman.

“Pada Selasa pagi satu unit helikoper jenis Black Hawk milik angkatan bersenjata Saudi telah jatuh ketika sedang menjalankan misi operasi di provinsi Marib, mengakibatkan empat perwira dan delapan bintara angkatan bersenjata Saudi gugur… Sedangkan dilakukan penyelidikan mengenai penyebab kecelakaan ini,” ungkap pasukan koalisi tersebut dalam sebuah statamennya, Selasa (18/4/2017).

Sebelumnya, sumber-sumber militer Yaman pendukung presiden tersingkir Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi menyatakan satu helikopter pasukan koalisi Arab di provinsi Marib.

“Helikopter itu jatuh dekat kamp militer Tadawin di utara kota Marib, akibat kerusakan teknis,” ungkap sumber itu kepada DPA milik Jerman.

Sumber militer yang berafiliasi dengan kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) dalam pernyataannya yang dilansir Kementerian Pertahanan Yaman menegaskan, “Helikopter yang membawa tentara itu telah dijatuhkan di lokasi yang berjarak 5 kilometer dari landasan terbangnya, dan terhempas akibat kesalahan membaca sistem pertahanan udara sehingga helikopter itu hancur sebelum mendarat.”

Seperti diketahui, pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan udara di Yaman sejak 26 Maret 2015 sampai sekarang dengan dalih demi membela pemerintahan Mansour Hadi yang terjatuh akibat revolusi rakyat di Sanaa, ibu kota Yaman. Revolusi ini digerakkan oleh Ansarullah yang bersekutu dengan tentara Yaman loyalis mantan presiden Ali Abdullah Saleh, sementara serangan Saudi tersebut telah menjatuhkan sekira 10,000 korban tewas dan melukai puluhan ribu korban luka, terutama dari kalangan sipil. (mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL