hassan nasrallah lebanonBaitulMaqdis, LiputanIslam.com – Pernyataan Sekjen Hizbullah, Hassan Nasrallah, bernada keras terhadap Israel mendapat reaksi serius dari negara Zionis ilegal tersebut. Mengutip keterangan sumber-sumber otoritas keamanan Zionis, koran Maariv terbitan Israel melaporkan bahwa Tel Aviv telah menangkap “makna ancaman” Nasrallah dan akan menyikapinya dengan sungguh-sungguh.
Koran Maariv sendiri menilai pernyataan Nasrallah bukan mengada-ada.

“Kabar baiknya ialah Israel sekarang sudah mengetahui dengan baik bagaimana perang yang akan datang dengan Hizbullah, sedangkan kabar buruknya ialah bahwa semua pernyataan, peringatan dan ancaman Sekjen Hizbullah bersentuhan dengan realitas,” tulis Maariv.

Menurut Maariv, sumber-sumber keamanan Israel memastikan bahwa perang Israel dengan Hizbullah yang akan datang tidak akan menyerupai peperangan sebelumnya.

“Warga akan berlarian tanpa menggubris sistem pertahanan Kubah Besi, sementara angkatan udara juga serius terancam oleh Hizbullah,” tulis Maariv.

Koran ini menambahkan, “Sumber-sumber keamanan percaya bahwa masuk ke wilayah Lebanon akan sangat determinan dalam perang ini. Tapi masalahnya sekarang tidak sesederhana itu karena Hizbullah sudah siap perang berhadap-hadapan secara langsung, dan sebagaimana dikatakan Nasrallah, dengan terlibat dalam Perang Suriah Hizbullah kini sudah kenyang pengalaman dan telah berlatih dengan peluru sungguhan.”

Koran al-Akhbar terbitan Lebanon juga melaporkan kerisauan orang-orang Israel di bagian utara yang berhadapan langsung dengan Lebanon. Menurut al-Akhbar, TV Channel 1 Israel tidak menepis kemungkinan Hizbullah dapat menguasai kawasan Galilee (al-Jalil).
Dalam wawancara panjang lebar dengan TV al-Mayadeen yang berbasis di Lebanon, Nasrallah menegaskan bahwa milisi Hizbullah bisa masuk ke wilayah Israel bukan hanya di kawasan di Galilee, melainkan juga bisa lebih jauh lagi.

Channel 10 Israel juga dihebohkan oleh statemen-statemen berbau mesiu Sekjen Hizbullah terhadap kaum Zionis. TV ini menyatakan,

“Masa tenang di wilayah perbatasan utara dengan Lebanon sudah berakhir. Setelah terlibat dalam Perang Suriah dan mendapatkan banyak pengalaman perang, Hizbullah kini semakin percaya diri dan merasa mampu menerobos masuk ke Israel hingga Galilee dan bahkan lebih jauh lagi.”

“Namun demikian,” lanjutnya, “ini bukan berarti bahwa perang akan dimulai besok, walaupun kita tahu persis situasi yang ada dan kita juga mengawasi setiap perkembangan di bagian utara.”

Menyinggung soal rudal Fateh 110 buatan Iran serta berbagai dugaan yang ada dalam beberapa tahun ini terkait persenjataan Hizbullah, TV Israel itu menyebutkan, “Hal yang menjadi teka-teki sekarang ialah senjata apakah yang dimiliki Hizbullah untuk dapat menciptakan perimbangan kekuatan?”

Teki-teki ini dijawab oleh TV Israel Channel 2 dengan menyatakan, “Senjata pencipta keseimbangan adalah roket dari darat ke darat buatan Iran dengan jarak tempuh di atas 300 kilometer dan berhulu ledak seberat lebih dari setengah ton.”

Channel 2 menambahkan bahwa Israel sedang merisaukan rudal-rudal akurat yang diboyong Hizbullah ke Lebanon melalui Suriah, sementara Nasrallah sendiri menyatakan bahwa senjata itu sudah ada di Lebanon sejak beberapa tahun silam. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*