nasrallah -solidaritas yamanBeirut, LiputanIslam.com – Sekjen gerakan Hizbullah, Lebanon, Hassan Nasrallah, kembali mengutuk agresi “Amerika-Saudi” terhadap Yaman dan mendukung sepenuh perlawanan rakyat Yaman.

“Sudah menjadi kewajiban moral, agama dan syariat kita mengambil sikap demikian…Tak ada suatu apapun yang dapat mencegah kami untuk melanjutkan pendirian dan kecaman kami terhadap agresi Saudi-Amerika terhadap Yaman dan sikap kami mendukung rakyat Yaman yang teraniaya, sabar dan menang, dengan izin Allah,” ungkapnya dalam pidato melalui video link pada acara yang diselenggarakan Hizbullah di selatan Beirut, ibu kota Lebanon, Jumat (17/4), sebagaimana dilansir al-Manar.

Nasrallah mengaku prihatin karena “para agresor terhadap Yaman mengklaim perang ini sebagai pertahanan demi ke-Araban Yaman.”
Dia menyoal, “Apakah bangsa-bangsa Arab telah memberi mandat kepada rezim Saudi supaya memerangi Yaman? Jika rakyat Yaman bukan Arab lantas siapa yang Arab?… Mereka (rezim Saudi) berusaha mengesankan perang ini bersifat sektarian, perang antara Sunni dan Syiah, padahal ini adalah agresi Saudi terhadap Yaman demi ambisi-ambisi politik.”

Bahaya Wahabisme 

Mengenai klaim Saudi bahwa Haramain (Mekkah al-Mukarramah dan Madinah al-Munawwarah) terancam bahaya, Nasrallah menyoal, “Siapa yang mengancam al-Haramain al-Syarifaian? Apakah rakyat dan tentara Yaman? Orang-orang Yaman sangat menyintai Rasulullah saw dan Ahlul Bait-nya… Haram Nabawi (makam Nabi saw di Madinah) mendapat ancaman bahaya dari dalam Saudi sendiri. Pemikiran dan kebudayaan Wahabisme serta kitab-kitab sejarah membuktikan hal ini.”

Dia lantas menyinggung bahaya ISIS yang juga berfahamkan Wahabisme bagi Haramaian.

“Ada pula ancaman terhadap haramain dari organisasi teroris ISIS, karena mereka menganggap Ka’bah sebagai tumpukan batu yang disembah selain Allah, dan menurut mereka, bertentangan dengan tauhid,” ujarnya.

Dia juga menyoal, “Apakah mungkin membela rakyat Yaman dengan cara membunuh mereka? “

Sekjen Hizbullah menyatakan Saudi gagal meraih ambisinya sehingga kemudian menurunkan volume ambisi itu sambil mencari-cari alasan yang mengelikan.

“Adalah sesuatu yang menggelikan ketika wakil Abd Rabbuh Mansur Hadi (presiden pelarian Yaman), yakni Khalid al-Bahah, mengimbau tentara Saudi supaya tidak masuk ke Yaman melalui darat,” ungkapnya.

Kesolidan Yaman

Mengenai resistensi rakyat Yaman, Sekjen Hizbullah menegaskan, “Agresi musuh terhadap Yaman justru membuat Yaman, baik tentara maupun rakyatnya, sangat solid, teguh, sabar, terus menggelar unjuk rasa meskipun terjadi serangan bom, dan siap menjalani perang berkepanjangan…. Musuh gagal mengubah konfrontasi menjadi perang saudara antara Zaidiyah dan Syafi’iyyah, atau antara Syiah dan Sunni, atau antara selatan dan utara… Saudi gagal dalam agresinya, terutama agresi udara. Tidak ada jalan bagi Saudi kecuali masuk melalui darat ke Yaman, dan ketika itulah kita akan melihat apa yang akan dilakukan tentara Saudi… Serangan udara tidak akan menuntaskan perang, sedangkan serangan darat memberatkan (Saudi), kesolidan (Yaman) mengandaskan agresi… Pembenaran untuk agresi antara lain adalah potensi ancaman bagi Saudi, dan pasca agresi ancaman itu berubah dari kemungkinan menjadi kepastian.”

Dia melanjutkan, “Sampai sekarang Yaman belum menggunakan semua opsinya. Sampai sekarang belum ada balasan dari Yaman. Ini merupakan kesabaran strategis.”

Menurut Nasrallah, rezim Saudi sampai sekarang belum siap memberikan penyelesaian final, “padahal banyak negara siap untuk (melihat) serangan darat Saudi agar Saudi merendah, menerima realitas dan mencari jalan keluar.”

Dia memastikan bahwa hasil perang Yaman tak lain adalah kekalahan secara hina bagi semua agresor yang terlibat.

Lebih lanjut, Sekjen Hizbullah berterima kasih kepada parlemen Pakistan yang telah mencegah keterlibatan tentara Pakistan dalam serangan ke Yaman. Nasrallah juga meminta semua negara Arab dan Islam turun tangan menyelamatkan Yaman dari “tragedi terencana” serta menghentikan semua pihak yang menghendaki berlarut-larutnya perang Yaman. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL