Teheran, LiputanIslam.com –  Saad Hariri menyatakan menunda pengunduran dirinya dari jabatan perdana menteri Lebanon dengan alasan untuk merespon permintaan presiden negara ini, Michel Aoun.

Dalam pidato di istana kepresiden di Beirut usai pertemuan dengan Aoun dia mengatakan, “Hari ini saya sudah mengajukan pengunduran diri saya kepada Yang Mulia Presiden Aoun, namun beliau menginginkan saya untuk menunda penyerahannya dan menahannya demi meningkatkan perundingan mengenai sebab dan latar belakang politiknya sehingga sayapun merespon keinginan ini.”

Dia melanjutkan, “Pada hari ini kita bertemu untuk menunjukkan kesetiaan kepada Lebanon dan pada momen peringatan kemerdekaan ini (saya) patut berterima kasih atas simpati dan hasratnya yang kuat untuk persatuan nasional serta penolakannya keluar dari persatuan dalam kondisi bagaimanapun… Beliau berharap partisipasi kongkret segenap pihak untuk membantu membangun negara ini.”

Seperti diketahui, di awal bulan ini Hariri telah berkunjung ke Saudi, dan saat berada di Riyadh pada tanggal 4 November dia tiba-tiba mengejutkan khalayak dengan mengumumkan pengunduran dirinya sembari menyudutkan Iran dan Hizbullah. Tak lama kemudian beredar laporan-laporan bahwa dia di Riyadh ditahan dan mendapat tekanan agar membuat pernyataan tersebut.

Berbagai pihak, termasuk Presiden Lebanon serta pemerintah Rusia dan Perancis mengancam akan mengangkat masalah ini ke Dewan Keamanan PBB. Hariri kemudian pergi ke Perancis sebelum akhirnya pulang ke Beirut pada Rabu dini hari (22/11/2017) dan pada hari itu pula dia mengikuti perayaan HUT kemerdekaan Labanon di Beirut bersama Presiden Aoun dan ketua parlemen Nabih Berri. (mm/alalam/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL