437 شهيدا واكثر من 3 الاف جريح حصيلة العدوان على غزةGazaCity, LiputanIslam.com – Korban jiwa akibat kebrutalan Israel di Gaza sepanjang Ahad kemarin (20/7) terus membengkak dan mencapai 99 orang sehingga total syuhada Palestina selama Israel menggelar operasi militer bersandi “Protective Edge” sejak Senin (7/7) sore sampai sekarang menjadi  sedikitnya 437 orang, sedangkan korban luka berjumlah lebih dari 3000 orang, demikian dilaporkan al-Alam.

Korban jiwa yang berjatuhan sepanjang Ahad kemarin sebagian besar adalah penduduk distrik Shejaiya, bagian timur kota Gaza, yaitu sedikitnya 70 orang, sedangkan korban luka sekitar 250 orang. Mereka mendapat serangan masif dari serdadu Zionis sejak Sabtu tengah malam. Serangan ini tak pelak tercatat sebagai kekejaman Zionis yang paling berdarah di Gaza sejak tahun 2008.

Regu-regu penolong Palestina baru dapat mengevakuasi syuhada, para korban luka dan warga yang ketakutan dari distrik Shejaiya setelah matahari terbit karena semalaman tentara Zionis tidak berhenti menggempur kawasan tersebut. Jenazah syuhada tersebar di jalanan dalam kondisi sebagian di antara mereka hangus terbakar hingga sulit untuk diketahui identitasnya.

Ahad sore masih jatuh lagi 10 korban jiwa akibat serangan terbaru pasukan Zionis. Juru Bicara Departemen Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qudra mengatakan, “Jumlah syuhada akibat serangan pasukan penjajah terhadap sebuah apartemen di Gaza bertambah menjadi delapan orang.”

Beberapa saat sebelumnya, al-Qudra menyebutkan hanya tiga orang yang gugur akibat serangan itu, sedangkan korban luka berjumlah 15 orang. Para saksi mata mengatakan bahwa jet tempur Israel telah membidik apartemen itu dengan sedikitnya dua roket.

Al-Qudra juga menyatakan satu remaja berusia 15 tahun juga gugur dan empat lainnya cidera terkena serangan Israel ke distrik Beit Lahia di bagian utara Jalur gaza. Kemudian, satu warga lainnya gugur akibat gempuran Israel ke bagian timur kota Khan Younis di bagian selatan Jalur Gaza, dan dua orang lagi juga gugur diterjang serangan Zionis ke kawasan Bani Suhaila di bagian timur Khan Younis. Dua korban terakhir adalah satu anak kecil dan seorang ibu.

Lembaga Pertolongan dan Kerja PBB (UNRAWA) menyatakan bahwa jumlah pengungsi yang berlindung di berbagai tempat yang berada di bawah pengawasan lembaga ini mencapai 81,000 orang. Mereka ditempatkan di 61 gedung sekolah.

Di pihak lain, militer Israel Ahad sore mengumumkan 13 anggota dari Brigade Golani tewas pada Sabtu malam di Jalur Gaza. Ahad pagi sebelumnya Israel menyatakan dua tentara lainnya juga tewas dalam kontak senjata dengan pejuang Palestina di Gaza dan sekitarnya. Dengan demikian, menurut data resmi Israel, serdadu Zionis yang tewas berjumlah 18 orang selama Israel melancarkan operasi darat ke Gaza sejak Kamis sore (17/7). (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL