انتقادات للصمت العربي ازاء قصف غزة وواشنطن تعلن دعمها لاسرائيلGazaCity, LiputanIslam.com – Serangan militer Zionis Israel ke Jalur Gaza memasuki hari kedelapan. Palestinian Information Center (PIC) melaporkan bahwa jumlah syuhada Palestina terus membengkak dan kini mencapai sedikitnya 174 orang, sedangkan korban luka mencapai sekitar 1270 orang.

Kecaman internasional masih tak menyurutkan aksi kalap Israel. Pihak kesehatan Palestina menyatakan bahwa serangan udara Israel ke kota Deir Balakh dan Rafah, Jalur Gaza, Senin (14/7) telah menggugurkan lima warga Palestina. Mereka adalah satu bayi menyusu, dua perempuan, satu pemuda dan satu lansia. Selain mereka, dua lagi warga Palestina gugur akibat luka-luka yang dideritanya sejak beberapa waktu lalu akibat serangan udara Zionis.

Al-Alam melaporkan bahwa serangan udara Israel juga menimpa pusat asosiasi penyandang cacat di Gaza menyebabkan sebagian dari mereka luka-luka. Beberapa di antara mereka dievakuasi dari reruntuhan bangunan yang hancur. Selain itu, serangan Israel juga menerjang gedung sekolah.

Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon menyatakan prihatian atas banyaknya korban sipil Palestina yang meninggal dunia akibat kontinyuitas serangan Israel ke Jalur Gaza. Dia mengingatkan bahwa serangan ke Gaza hanya akan menambah jumlah korban sipil. Karena itu dia menyerukan kepada Israel supaya segera menghentikan serangan.

Juru Bicara PBB Stephane Dujarric menyatakan prihatin atas memburuknya situasi di Jalur Gaza, Dia meminta kedua pihak Israel dan para pejuang Palestina supaya mengakhiri kontak konflik.

Sebelumnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas melayangkan surat kepada Sekjen PBB melalui utusan PBB di Palestina, Robert Serry. Dalam surat itu Abbas meminta perlindungan PBB terhadap bangsa Palestina.

Abbas juga menyatakan bahwa para pimpinan Palestina sudah mengambil keputusan yang akan segera diumumkan. Isi keputusan itu antara lain permintaan dukungan internasional kepada Palestina.

Dalam jumpa pers saat penyerahan surat itu pada Ahad (13/7) Abbas mengatakan, “Para pimpinan Palestina telah menetapkan permohonan secara resmi kepada PBB supaya mengupayakan dukungan internasional bagi bangsa dan negeri Palestina.”

Di pihak lain, Israel justru menyatakan akan meningkatkan serangan. Untuk itu Israel meminta penduduk di wilayah utara Jalur Gaza supaya pergi meninggalkan rumah-rumah mereka agar tidak terkena serangan.

Pihak Israel mengakui bahwa sebanyak 18 warganya menderita luka-luka yang sebagian di antaranya kini berada dalam kondisi kritis di Ashdod akibat serangan pejuang Palestina.

Pejuang Brigade al-Quds dan Brigade al-Qassam telah menembak Ashdod dengan18 roket. Selain itu mereka juga menyerang kawasan Zikim, Yad Mordekhai, Tel Avivb dan haifa.

TV Israel Channel 10 melaporkan sebanyak 60 roket telah menggasak beberapa wilayah Israel sepanjang Ahad (13/7). TV ini juga melaporkan bahwa empat tentara Israel menderita luka-luka akibat serangan pejuang Palestina. Mereka diserang ketika hendak melakukan operasi pendaratan dari laut di pantai al-Sudania. Serangan itu juga menyebabkan satu tank Merkava milik Israel hancur. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL