Mina, LiputanIslam.com – Sebanyak hampir tiga juta jamaah haji Kamis kemarin (2/9) memulai manasik haji dengan berduyun-duyun mendatangi Masy’ar al-Haram Mina untuk menunaikan Hari Tarwiyah. Malamnya mereka melakukan mabit (menginap) di Mina dan hari ini, Jumat (3/9), mereka mulai menunaikan rukun haji berwukuf di Padang Arafah sejak waktu Dhuhur hingga masa terbenam matahari.

Sebagaimana diberitakan al-Watan, Kamis pagi beberapa jam sebelum para jamaah berdatangan ke Padang Arafah sempat terjadi kebakaran di salah satu tenda yang dikhususkan untuk jamaah, namun api dapat dikendalikan oleh tim pemadam kebakaran yang segera berdatangan ke lokasi sebelum kobaran api merambat ke tenda-tenda sekitarnya.

Hingga berita itu dilansir belum jelas penyebab terjadinya kebakaran. Dalam penggalan rekaman video kebakaran itu terlihat jilatan api membumbung tinggi ke angkasa. Namun, menurut surat kabar al-Riyadh, tidak ada laporan mengenai jatuhnya korban karena saat peristiwa itu terjadi Masy’ar Arafah masih kosong dari jamaah haji.

Insiden kebakaraan itu terjadi sementara Komandan Pertahanan Sipil di Masy’ar Arafah, Brigjen Asaad bin Muhammad al-Othman bahwa pusat-pusat Pertahanan Sipil siap menjamin keamanan dan keselamatan para tamu Allah Swt pada hari Haji Akbar serta menghadapi semua kemungkinan buruk yang terjadi di masa wukuf para jamaah di Padang Arafah.

Masy’ar Arafah adalah Masy’ar terjauh jaraknya dari Mekkah al-Mukarramah, yakni sekitar 22 kilometer dan berada di luar perbatasan kota suci ini. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL