kubah besi israelTelAviv LiputanIslam.com –   Menyusul peristiwa bentrokan sengit antara pasukan Zionis Israel dan warga Palestina di Kubah al-Sakhrah di komplek Masjid al-Aqsha, Baitul Maqdis (Jerussalem), rezim penjajah Palestina itu menempatkan sistem penangkis rudal Kubah Besi (Iron Dome) di kota Ashdod.

Media Israel Times of Israel, The Jewish Press dan Arutz Sheva, Kamis (17/9), melaporkan bahwa  Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memasang sistem penangkis rudal itu untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya kekerasan di Baitul Maqdis.

Menurut media Israel, Gerakan Perlawanan Israel Palestina, Hamas, yang berkuasa di Jalur Gaza, telah mengumumkan hari ini, Jumat (18/9), sebagai “hari amarah” menyusul insiden bentrokan di Kubah al-Sakhrah (Dome of the Rock).

Pasukan Zionis Israel hari Minggu dan Senin lalu (13-14/9) menyerang warga Palestina yang berada di Masjidil Aqsha dengan menembakkan peluru karet, bom suara dan gas air mata serta menganiaya dan memaksa keluar mereka dari komplek masjid.

Kepala pemerintahan otonomi Palestina Mahmoud Abbas mengecam keras serbuan pasukan keamanan Zionis Israel terhadap Masjid al-Aqsha dan menuding Israel sedang mengobarkan perang terhadap rakyat Palestina di Baitul Maqdis .

Perunding senior Palestina Saeb Erekat mengaku percuma hidup jika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sampai berhasil merebut Masjidil Aqsha.

Tindakan provokatif pasukan Israel tersebut bahkan juga mendapat kecaman dari pemerintah Amerika Serikat (AS). Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Senin lalu menegaskan keharusan menjaga status quo  al-Haram al-Sharif.  (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL