Gaza
, LiputanIslam.com –  Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, Jumat (8/12/2017), merilis statemen berisi pengumuman dimulainya kembali intifada atau kebangkitan melawan Rezim Zionis Israel dan memperjuangkan hak-hak bangsa Palestina.

Sebagai reaksi atas keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui Al-Quds (Yerussalem) sebagai ibu kota Israel, Hamas menyerukan kepada semua pihak agar bergabung dengan intifada dan bergerak menuju titik-titik kontak dengan pasukan dan imigran Zionis.

“Kami menyerukan kepada bangsa kami dengan semua faksi dan para pejuangnya untuk melanjutkan intifadah yang diberkahi ini sampai semua tuntutan adil kita terwujud,” bunyi seruan itu pada pertamanya.

Pada poin kedua Hamas menyerukan persatuan, dan di poin tiga mengajak orang-orang Palestina bergerak menuju titik-titik kontak dengan pasukan dan imigran Zionis untuk bentrok dengan mereka.

Di poin keempat Hamas menyatakan, “Kami menegaskan bahwa intifada yang diberkahi telah dimulai lagi, dan tak ada yang dapat menghentikannya kecuali pengembalian semua hak bangsa kami tanpa ada yang dikurangi. Kami menyerukan kepada bangsa kami, bangsa-bangsa Arab dan Muslim, dan kaum merdeka di dunia agar mendukung kami dan menyingkap wajah sebenarnya rezim pendudukan dan AS yang mendukungnya.” (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL