Tawfiq Abu Naim

GazaCity, LiputanIslam.com –  Wakil ketua gerakan Hamas di Jalur Gaza, Khalil Al-Hayya, menyatakan Rezim Zionis Israel bertanggungjawab atas upaya pembunuhan kepala badan keamanan internal Jalur Gaza, Tawfiq Abu Naim.

“Tak ada yang diuntungkan oleh upaya pembunuhan ini kecuali rezim pendudukan Israel dan para kroninya yang terusik oleh iklim rekonsiliasi Palestina,”ungkap Al-Hayaa kepada wartawan saat menjenguk Abu Naim yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Al-Shifa, Gaza, Jumat (27/10/2017).

Dia menambahkan bahwa Israel tidak menghendaki stabilitas Gaza dan ketentraman penduduk wilayah ini sehingga berusaha menciptakan kekacauan dan mengusik suasana rekonsiliasi. Menurutnya, upaya pembunuhan terhadap Abu Naim akan berlanjut, namun keamanan akan tetap stabil, dan Hamas tetap berada di garis rekonsiliasi dan upaya persatuan nasional Palestina.

Sebelumnya di hari yang sama Kemendagri Palestina di Gaza melaporkan bahwa Abu Naim selamat dari pembunuhan yang dilakukan dengan peledakan terhadap mobilnya pada Jumat siang di kamp al-Nusairat, Gaza, hingga dia menderita luka sedang. Belum ada pihak yang menyatakan bertanggungjawab atas serangan ini.

Sumber keamanan yang meminta identitasnya dirahasiakan menyatakan bahwa ledakan di mobil Abu Naim terjadi setelah dia shalat Jumat di sebuah masjid di pusat kota Gaza. Pasukan keamanan Hamas segera menyebar di lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan.

Abu Naim pernah menjalani vonis hukuman penjara seumur hidup yang dijatuhkan oleh Israel sejak tahun 1989 dengan sejumlah tuduhan antara lain mendirikan Brigade Ezzeddin al-Qassam, sayap militer Hamas.

Dia kemudian dibebaskan sesuai perjanjian pertukaran tawanan yang dijalin Hamas dengan Israel pada tahun 2011. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL