palestina sami abu zuhri jubir hamasGazaCity, LiputanIslam.com – Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, Senin (5/1/2015) menegaskan penolakannya terhadap pengajuan kembali draf resolusi penghentian pendudukan Zionis Israel terhadap Palestina kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) oleh pemerintah otonomi Palestina.

“Gerakan ini menyatakan menentang keras pengajuan ulang draf resolusi penghentian pendudukan Palestina kepada DK PBB oleh pemerintah otonomi Palestina, dan berkeyakinan bahwa pengajuan ulang merupakan tindakan politik yang sia-sia dan mempermainkan nasib bangsa,” ungkap juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri, sebagaimana dilaporkan AFP.

Dia menambahkan, “Ketua otonomi Palestina Mahmoud Abbas dan pemerintahannya harus benar-benar menghindari permainan politik.”

Jumat lalu (2/1/2015) juru bicara pemerintah otonomi Palestina menyatakan bahwa Mahmoud Abbas bermaksud mengajukan ulang draf resolusi Palestina kepada DK PBB.

Minggu lalu (4/1/2015) Mahmoud Abbas sendiri juga memastikan pihaknya akan mengajukan lagi draf resolusi sampai DK PBB akhirnya mengakui Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat.

“Dengan bantuan Yordania, kami akan mengajukan lagi draf ini kepada DK PBB. Kami tidak akan pernah jenuh, dan kami akan terus melakukannya berulang kali sampai DK PBB akhirnya mengakui Palestina,” ujarnya, sebagaimana dikutip al-Youm al-Sabea,.

Seperti diketahui, Selasa pekan lalu (30/12/2014) draf resolusi yang telah diajukan Palestina melalui Yordania ditolak oleh DK PBB setelah mendapat penentangan dari Amerika Serikat (AS). Berdasarkan draf itu, kedua pihak Palestina dan Israel harus dapat menjalin perjanjian damai paling lambat satu tahun ke depan, dan Rezim Zionis Israel harus menarik pasukannya dari wilayah pendudukan Palestina tahun 1967 paling lambat tahun 2017. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*