khalil-al-hayya hamas

Tokoh senior Hamas, Khalil al-Hayya.

GazaCity, LiputanIslam.com – Pemimpin senior Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, Khalil al-Hayya, menepis rumor bahwa di Jalur Gaza sudah ada kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Pembicaraan mengenai keberadaan ISIS di Gaza adalah sebentuk propaganda,” katanya sembari menyebutkan bahwa semua indikasi keamanan menyangkal eksistensi ISIS di Jalur Gaza.

“Segala apa yang ada di sini (Gaza) hanyalah beberapa gelintir anak muda yang mengagumi ISIS yang berperang (di Suriah),” lanjutnya seperti dilansir Middle East Monitor, Senin (11/5).

Dia menilai anak-anak muda itupun masih dalam kondisi yang labil sehingga afiliasi mereka mudah berubah dari waktu ke waktu.

Menurutnya, Hamas sejak awal memerangi “ideologi ekstrim” dengan cara memberikan argumen-argumen positif dan konstruktif serta menyediakan berbagai alternatif yang kongkret untuk anak-anak muda seperti itu.

Al-Hayya memastikan Hamas tidak akan menutup mata di depan siapapun yang berencana  mengacaukan keamanan di Jalur Gaza, dan tidak akan membiarkan orang-orang seperti itu memiliki pengaruh di lapangan.

Sebelumnya, pejabat keamanan Otoritas Palestina mengaku mengendus adanya mobilisasi besar-besaran ISIS di Gaza, yang oleh kantor berita Israel Arutz Sheva dinyatakan sebagai kelanjutan operasi ISIS di Semenanjung Sinai, Mesir.

Menurutnya, beberapa tahun terakhir ini ada delapan kelompok ekstrem yang terdeteksi melakukan kegiatan di Gaza,  meskipun dari segi jumlah mereka kecil dan  hanya beranggotakan beberapa ratus orang saja. Pejabat itu juga mengklaim bahwa sebagian besar anggota kelompok-kelompok ekstrim itu justru mantan anggota Hamas.

Lebih jauh dia juga menepis kabar bahwa Hamas mencoba mendekati negara-negara Arab tertentu dengan cara mempromosikan kelompok sempalan.  “Hamas tidak bekerja dengan cara demikian,” pungkasnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL