Hamas forces display an M-75 home-made rocket in a military parade in Gaza City on November, 14, 2013. Press TVGaza, LiputanIslam.com – Anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas Khalil al-Hayah menegaskan bahwa para pejuang Palestina akan terus berjuang membela Masjid al-Aqsha dengan segenap kemampuannya, dan memastikan bahwa rezim Zionis Israel akan membayar mahal atas kejahatan-kejahatannya.

“Hamas terus menghimpun senjata untuk membela Masjid al-Aqsha, sebab rezim penjajah tidak mengenal bahasa apapun selain kekerasan, kekuatan dan operasi berani berani mati syahid,” ungkapnya dalam khutbah shalat Jumat (17/10) di Gaza, sebagaimana dilansir Falastin Online.

Dia mengritik sikap pemerintah otonomi Palestina dan negara-negara Arab terkait masjid yang pernah menjadi kiblat pertama umat Islam tersebut.

“Ke mana dana yang telah terkumpul demi membela Masjid al-Aqsha, dan apa yang dilakukan oleh komite-komite yang dididirikan atas nama pembelaan Masjid al-Aqsha? Siapapun tidak dapat mencemooh kami karena kami membela Masjid al-Aqsha dengan darah dan raga kita, sebab layak apabila banyak orang gugur syahid demi membela masjid ini,” ujarnya.

Khalil al-Hayah menegaskan bahwa para pejuang Palestina tetap akan melanjutkan perjuangan bersenjatanya dalam mengakhiri konflik dengan rezim penjajah, serta meyakini bahwa konflik ini akan berakhir dengan kebinasaan Israel, bukan dengan perdamaian.

Kepada rezim Tel Aviv dia menegaskan, “Semakin dekat kalian dengan Masjid al-Aqsha, semakin besar kobaran amarah kami, dan suatu hari kalian pasti akan membayar mahal.”

Lebih jauh dia menyerukan supaya resistensi rakyat diaktifkan, dan budaya jihad terus diperkuat dan dikembangkan dalam diri generasi demi generasi Palestina demi membela Masjid al-Aqsha. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL