PALESTINIAN-ISRAEL-GAZA-CONFLICTTel Aviv, LiputanIslam.com – Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, Senin kemarin (3/11) menangkap lima orang di Gaza yang diduga telah meluncurkan dua roket ke bagian selatan Israel beberapa hari sebelumnya. Demikian dilaporkan oleh beberapa media Israel, termasuk Times of Israel dan Jerussalem Post.

Menurut Times of Israel, roket itu ditembakkan dari Gaza pada Jumat lalu (31/10) dan menimpa area Dewan Regional Eshkol di bagian selatan Israel namun tidak menimbulkan kerusakan maupun korban.

Hamas menyatakan tidak bertanggungjawab atas serangan tersebut.

“Warga kami tidak menembakkan roket itu dan kami berkomitmen pada gencatan senjata,” ungkap Hamas dalam statemennya, sebagaimana dilaporkan Radio Israel.

Sumber-sumber keamanan Israel mengatakan kepada Radio Israel bahwa penangkapan yang dilakukan Hamas itu terjadi menyusul adanya peringatan keras dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Moshe Ya’alon.

Laporan lain menyebutkan bahwa pasukan Zionis Israel masih terus melakukan aksi penangkapan terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Falastin al-Youm melaporkan bahwa dalam aksi penangkapan yang dilakukan sejak Senin malam (3/11) pasukan Israel telah meringkus 20 orang warga Palestina, termasuk satu anak kecil, di kota Baitul Maqdis.

Mereka ditangkap dengan dakwaan terlibat dalam unjuk rasa di kota suci tersebut.

Israel juga terus memperketat sistem keamanan di komplek Masjid al-Aqsa dan melarang masuk warga Palestina yang berusia di bawah 40 tahun. Para petugas intelijen dan pasukan khusus Israel juga intensif memantau keadaan di wilayah sekitar Masjid al-Aqsa.
Senin kemarin Israel menyatakan bahwa sejak 22 Oktober pihaknya telah menangkap sekitar 111 warga Palestina. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL