Gaza, LiputanIslam.com –   Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyerukan kepada negara-negara Arab agar tidak menanggapi seruan partisipasi dalam lokakarya ekonomi yang diprakarsai oleh Amerika Serikat (AS) di Manama, ibukota Bahrain,  dan dijadwal akan diselenggarakan pada 25-26 Juni mendatang.

Hamas meminta mereka berdiri bersama rakyat Palestina dengan segenap kemampuan untuk melawan dan menggagalkan prakarsa AS.

Baca: Hamas Bantah Klaim Israel Soal Gencatan Senjata 6 Bulan

Hamas mengaku sangat prihatin atas pengumuman AS untuk mengadakan lokakarya ekonomi itu  karena merupakan satu aktivitas pertama AS untuk melicinkan Deal of the Century yang digagasnya untuk menyelesaikan berkas persoalan Palestina tanpa mengindah hak bangsa Palestina.

Salah satu faksi pejuang terkemuka Palestina ini mengingatkan adanya “tujuan-tujuan kotor” di balik gerakan-gerakan normalisasi hubungan Arab-Israel serta promosi dan implementasi prakarsa Deal of the Century, dan adopsi visi ekonomi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, karena semua itu bertujuan menuntaskan perkara Palestina tanpa mengindahkan keadilan.

Hamas mengingatkan bahwa semua itu bertentangan dengan keputusan Arab dan sikap penolakan Palestina terhadap Deal of the Century dan merepresentasi penyimpangan dari konstanta Arab dan Islam.

Baca: Berita Foto: Buka Bersama Di Gaza Jadi Simbol Keteguhan Perjuangan

Hamas menegaskan pihaknya sangat mengharapkan penolakan Bahrain dan masyarakat adatnya terhadap penodaan wilayah mereka oleh kaum  Zionis pembunuh bangsa Palestina, dan menekankan penolakannya terhadap setiap langkah ekonomi, politik atau lain-lain yang bermuara pada implementasi prakarsa AS tersebut.

Sebelumnya, TV Israel Channel 13 mengumumkan bahwa  negara Zionis ini telah menerima undangan resmi dari otoritas Bahrain untuk berpartisipasi dalam lokakarya tersebut. (mm/paltimes/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*