Gaza, LiputanIslam.com –  Kelompok pejuang Palestina Hamas menyatakan bahwa serangan Israel belakangan ini ke Jalur Gaza sangat berbahaya terutama karena dilakukan kaum Zionis dalam konteks persaingan antarpartai dan memindah krisis dalam negerinya ke luar.

Jubir Hamas Fawzi Barhoum menilai serangan Israel itu sebagai upaya Israel berkelit dari konsekuensi perjanjian gencatan senjata Israel dengan Gaza tahun 2014 yang mengharuskan Israel menyudahi blokadenya terhadap Jalur Gaza.

“Serangan ini akan menentukan proses dan mekanisme interaksi dengan rezim pendudukan Zionis di lapangan, dan kami tidak akan membiarkan Jalur Gaza, darah para pengunjuk rasa, serta pertimbangan dan posisi kubu resistensi menjadi tumbal persaingan internal Israel atau menjadi kancah untuk mengekspor krisis internalnya,” papar Barhoum.

Jumat malam dan Sabtu dini hari lalu jet tempur Israel melancarkan serangan sengit ke sejumlah kawasan di Jalur Gaza, terutama posisi Brigade Ezzeddin al-Qassam, sayap militer Hamas.

Pihak Israel menyatakan serangan udara itu merupakan reaksi atas serangan dari pejuang Palestina ke wilayah selatan Israel menyusul gugurnya enam orang Palestina dan cideranya 188 orang lainnya akibat tembakan pasukan Israel terhadap warga Gaza yang turut serta dalam unjuk rasa Great March of Riturn pada hari Jumat.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*