Gaza, LiputanIslam.com – Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), Ismail Haniyeh, menyatakan bahwa rudal yang melesat dari Jalur Gaza dan menghantam Tel Aviv pada pekan lalu merupakan “kesalahan teknis”, tapi dia juga menyebutnya sebagai “contoh kecil” reaksi jika  “rezim pendudukan berpikir bodoh.”

“Rudal yang jatuh menimpa HaSharoun itu adalah kesalahan teknis, tapi juga merupakan contoh kecil jika rezim pendudukan berpikir untuk melakukan tindakan bodoh terhadap rakyat Palestina…. Apa tersembunyi masih lebih besar,” ungkap Haniyeh dalam pertemuan dengan para analis politik dan penulis di kota Gaza, Selasa (2/4/2019).

Pemimpin kelompok Palestina yang berkuasa di Jalur Gaza ini melanjutkan, “Kami sedang berupaya untuk mengakhiri penderitaan rakyat kami dan menghindarkan mereka dari perang.”

Ini merupakan pertama kalinya Hamas secara resmi berkomentar mengenai penembakan rudal dari Jalur Gaza yang sempat memicu konfrontasi militer pada pekan lalu itu.

Pakar politik Hossam al-Dajni yang menghadiri pertemuan itu mengatakan kepada AFP, “Ketika dia (Haniyeh) memberi tahu kami pada pertemuan itu bahwa rudal yang ditembakkan ke Tel Aviv  merupakan akibat dari kesalahan teknis maka dia ingin mengirim pesan yang jelas kepada Israel bahwa kubu resistensi siap menanggapi setiap agresi Israel, dan bahwa rudal ini terkait dengan kekuatan destruktif Hamas.” (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*