Sami Abu Zuhri, anggota Biro Politik Hamas.

Aljir, LiputanIslam.com –  Anggota Biro Politik Hamas Sami Abu Zuhri menyatakan belakangan ini berlangsung komunikasi intensif antara faksi pejuang Palestina ini dan Iran untuk memperkuat hubungan bilateral.

Dalam konferensi pers bersama Omar Ghoul, ketua partai “Tajammu’ Amal al-Jazair” (Perhimpunan [untuk] Cita-Cita Aljazair) di Aljir,  Minggu (29/1/2017), Abu Zuhri mengatakan, “Gerakan (Hamas) antusias membangun hubungan yang seimbang dan tulus dengan semua pihak Arab dan Islam, dan tak syak lagi, Iran termasuk di antaranya.”

Dia menambahkan, “Ada upaya dan komunikasi untuk penguatan hubungan (dengan Iran) ini pada tahap akhir, dan kami berharap dapat mencapai sesuatu yang positif.”

Abu Zuhri tidak memberikan penjelasan tambahan mengenai rincian upaya dan komunikasi itu.

Hamas sudah lama menjalin hubungan erat dengan Iran, tapi hubungan ini kemudian terusik oleh peristiwa pemberontakan di Suriah pada Maret 2011, karena Hamas menolak mendukung pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

(Baca: Duet Rusia-Iran Berada di Balik Pencairan Hubungan Hamas Dengan Mesir )

Belakangan ini pemerintahan al-Assad semakin berada di atas angin serta dapat mengendalikan pemberontakan, dan lalu terjadi lagi pendekatan antara Hamas dan Iran.  (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL