palestina ismail haniyehBeirut, Liputan Islam.com –Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, menegaskan pihaknya tidak pernah kendur berjuang untuk memulangkan para pengungsi Palestina ke tanah leluhur dan kampung halaman mereka.

“Kami tidak akan kendur memperjuangkan cita-cita dan hak Palestina, terutama hak para pengungsi untuk pulang ke tanah airnya. Kami katakan kepada masyarakat dunia bahwa hari solidaritas untuk bangsa Palestina akan diselenggarakan demi mendukung hak asasi mereka,” ungkap Wakil Ketua Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh, sebagaimana dilansir al-Mayadeen, Selasa (2/12).

Dia menegaskan bahwa hak para pengungsi Palestina itu tak dapat diabaikan.
“Kami menghadapi konspirasi besar yang dilakukan dengan berbagai label untuk memusnahkan hak kepulangan para pengungsi Palestina. Hak rakyat Palestina tak dapat diubah, dan ini merupakan amanat dan tanggungjawab yang tak dapat diabaikan,” imbuhnya.

Menyinggung invasi Israel beberapa waktu lalu ke Jalur Gaza, Haniyeh mengatakan, “Gaza berhadapan dengan perang politik, militer dan ekonomi yang ditujukan untuk menghancurkan sikap politik bangsa Palestina. Kami menanggung perang yang tujuannya memaksa kami supaya mengakui eksistensi rezim Israel. Tapi jangan harap kami akan mengakui rezim Zionis itu, dan kami tidak akan pernah meletakkan senjata.”

Dia menambahkan, “Meskipun diblokade, pejuang muqawamah (resistensi/perlawanan) berhasil memperkuat dirinya dan membuktikan kemampuan resistensi dan konfrontasinya melawan rezim Israel selama lebih dari 50 hari. Musuh tak dapat meraih ambisi kejinya terhadap Gaza, dan kamipun sekali lagi menegaskan bahwa muqawamah adalah satu-satunya pilihan untuk menghadang rencana-rencana musuh.”

Lebih lanjut Haniyeh mengatakan bahwa semua kubu pejuang muqawamah berusaha mempertahankan persatuan mereka demi Palestina yang merupakan isu sentral umat Islam kontemporer. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL