hamas abu marzoukGazaCity, LiputanIslam.com – Wakil Ketua Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, Moussa Abu Marzook menilai keputusan pengadilan Mesir memasukkan sayap militer Hamas, Brigade Ezzedin al-Qassam, dalam daftar teroris tak ubahnya dengan kudeta terhadap sejarah dan HAM Palestina.

“Sejarah Brigade al-Qassam menunjukkan perilaku terpuji dan beradab mereka terhadap badan intelijen Mesir serta senantiasa tulus bekerjasama dengan Mesir tanpa tipu daya apapun dalam berbagai persoalan krusial sehingga keduanya sama-sama berprestasi. Lantas bagaimana mungkin sekarang Brigade al-Qassam dinyatakan sebagai teroris?” tulis Abu Marzook dalam statusnya di jejaring sosial Facebook, sebagaimana dilaporkan Falastin al-Youm, Minggu (1/2/2015).

Dia menambahkan, “Baru sekarang pengadilan urusan darurat Kairo menganggap Brigade al-Qassam sebagai teroris, dan bahkan baru sekarang dalam sejarah Arab dan Islam serta sebagian besar negara dunia, kecuali Israel, kubu muqawamah (perlawanan) Palestina dikutuk.”

Menurutnya, sebagian besar negara dunia, khususnya dunia Arab dan Islam, menyokong muqawamah, dan inilah yang diharapkan Palestina kepada Mesir yang juga merupakan korban terorisme Rezim zionis.

“Tidak mungkin kami dapat melupakan Rezim Zionis yang telah menggugurkan ribuan prajurit Mesir di Laut Baqar dan kota-kota Qena serta menawan ratusan orang di sahara Sinai,” tulisnya.

Moussa Abu Marzook lantas menyebutkan berbagai prestasi yang telah dicapai Brigade al-Qassam dalam perjuangan melawan rezim Zionis yang menduduki negeri Palestina.

Pengadilan Darurat Kairo Sabtu (31/1/2015) mengeluarkan keputusan untuk mencatat Brigade al-Qassam dalam daftar kelompok teroris dengan dakwaan bahwa sayap militer Hamas ini terlibat dalam berbagai operasi teror di Mesir.

Pihak pengadilan menyatakan bahwa Brigade al-Qassam telah menggunakan terowongan-terowongan di wilayah perbatasan untuk menyelundupkan senjata bagi operasi teror terhadap tentara, polisi dan warga sipil Mesir demi mengacaukan keamanan dan stabilitas Mesir. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL