GazaCity, LiputanIslam.com –  Anggota Biro Politik Gerakan Resistensi Islam (Hamas), Mohammad al-Zahar, Minggu (14/5/2017), menegaskan bahwa faksi pejuang bersenjata Palestina tidak akan pernah mundur dari prinsip-prinsipnya, dan akan terus berjuang untuk membebaskan tanah air Palestina.

Dalam pidatonya pada sebuah konferensi bertema “Penjagaan Prinsip” di kota Gaza untuk peringatan ke-69 tahun Hari Nakba, al-Zahar menegaskan, “Kami tak akan mundur dari satupun di antara prinsip-prinsip kami. Kami akan terus berjuang membela hak rakyat Palestina, baik yang Muslim maupun yang Kristen…. Kami tidak akan mundur dari tanah air dan kesucian kami barang sejengkal.”

Dia menambahkan, “Hamas tidak akan pernah meletakkan senjata, dan akan terus menjaga prinsip-prinsipnya yang memang tak akan berubah lantaran perubahan ruang dan waktu… Membela kesucian hukumnya wajib, dan kami akan terus berjuang membebaskan tanah Palestina jengkal demi jengkal.”

Hari Neakba adalah hari peringatan peristiwa pertama kali terjadi pendudukan Palestina dan pengungsian ratusan ribu orang Palestina oleh Rezim Zionis Israel pada tanggal 15 Mei 1948. Dampak tragedi  ini sampai sekarang masih mendera lebih dari 12 juta orang Palestina yang tersebar di pelbagai penjuru dunia.

Tanggal 15 Mei juga merupakan peringatan ke-50 tahun pendudukan Tepi Barat dan Jalur Gaza oleh kaum Zionis Israel. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL