siluman al-daifGazaCity, LiputanIslam.com – Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, memastikan bahwa panglima Brigade al-Qassam, Mohammed al-Daif alias Abu Khaled, hingga kini masih hidup dan memimpin perjuangan sayap militer Hamas ini meskipun tokoh pejuang yang tidak pernah muncul di depan publik itu sempat diincar Israel hingga terjadi serangan yang mengggugurkan anak dan isterinya di kota Gaza, Rabu kemarin (20/8).

“Panglima al-Qassam Abu Khaled masih hidup dan memimpin operasi jihad. Kami bergarap Brigade al-Qassam merilis statemen soal ini. Apa yang sudah terjadi menunjukkan kegagalan yang senantiasa dialami rezim pendudukan (Israel)” ujar seorang narasumber Hamas yang meminta namanya tidak disebutkan kepada AFP, Rabu kemarin.

Hal yang sama juga diisyaratkan oleh Juru Bicara Hamas, Sami Abu Zuhri, dalam siaran persnya.

“Terkait kasus Gaza, orang-orang Israel tidak akan bisa kembali ke rumah masing-masing kecuali dengan keputusan dari Panglima Mohammed al-Daif dan setelah Israel berkomitmen menghentikan agresinya dan menghapus blokade,” katanya.

“Pesan ini jelas,” imbuhnya sebagai isyarat bahwa al-Diaf masih menghirup udara bebas dan memberikan instruksi-instruksi perjuangan melawan Rezim Zionis Israel.

Sebagaimana pernah diberitakan, isteri al-Daif, Widad (27 tahun) gugur syahid bersama bayinya yang masih berusia tujuh tahun akibat serangan udara Israel terhadap sebuah rumah di kawasan Sheikh Radwan, Gaza, dini hari Rabu kemarin. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL