hamas-off-terror-list.siGazaCity, LiputanIslam.com – Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, mengingatkan Israel bahwa faksi pejuang Palestina itu tidak akan diam jika Israel terus bersikap lancang dan bertindak keji di Masjidil Aqsha.

“Api akan menjilat entitas Zionis jika mereka terus melakukan pelanggaran terhadap Masjidil Aqsha. Kami siap mengorbankan jiwa kami untuk membela Masjidil Aqsha,” tegas tokoh Hamas Ismail Ridwan di tengah aksi unjuk rasa massa Palestina di Gaza, Jumat kemarin (18/9), sebagaimana dilansir Palestine Today.

Dia juga mendesak pemerintah otonomi Palestina supaya menghentikan kerjasama keamanan dengan rezim Zionis Israel.
“Sebab sekarang persatuan rakyat Palestina dan kerjasama dengan kubu muqawamah (perlawanan) di Tepi Barat merupakan hal yang paling prioritas,” tegas Ridwan.

Sejak Minggu lalu sampai Jumat kemarin tentara Zionis pasukan dan warga Zionis menduduki Baitul Maqdis dan mengusir warga Palestina dari dalam Masjidil Aqsha dengan dalih menyelenggarakan ritual Talmud menyambut tahun baru Ibrani.

Banyak kalangan menyatakan bahwa agresi pasukan dan warga Zionis di Masjidil Aqsha bertujuan menerapkan pembagian tempat dan waktu kunjung antara umat Islam dan kaum Zionis di komplek masjid yang merupakan tanah suci ketiga umat Islam ini.

Imam dan khatib Masjidil Aqsha Syeikh Ikrimah Sabri menyatakan situasi di Masjidil Aqsha sangat berbahaya karena Israel sedang melakukan “tindakan politik, militer dan keamanan untuk Judaisasi Masjidil Aqsha.”

Ketua Dewan Tinggi Islam Baitul Maqdis itu menegaskan, “Rezim Zionis bermaksud menguasai Masjidil Aqsha sepenuhnya dan menerapkan pembagian tempat dan waktu kunjung antara umat Islam dan kaum Zionis.”

Sementara itu, puluhan warga Palestina luka-luka akibat serangan pasukan Zionis di tempat-tempat konsentrasi warga Palestina di berbagai kawasan di Tepi Barat.

Kantor berita Palestina, Maan, melaporkan bahwa warga Palestina menggelar pawai dari kamp pengungsi Qalandia usai shalat Jumat kemarin, namun pasukan Zionis berusaha membubarkan pawai itu dengan melepaskan tembakan hingga menyebabkan tiga warga Palestina luka-luka di pos pemeriksaan Qalandia. Aksi itu kemudian dibalas massa Palestina dengan lemparan batu dan bom molotov ke pos tersebut, dan pasukan Zionis kembali menyerang mereka dengan melepaskan granat bius dan gas air mata.

Situasi serupa juga terjadi di beberapa desa di kawasan Kilkilia, mengakibatkan beberapa warga Palestina cidera, termasuk tiga anak kecil.
Bentrokan warga Palestina dengan pasukan Zionis juga terjadi di kota-kota al-Khalil, Nablus, Tulkarm dan Baitlehem.

Di bagian timur dan kota lama Baitul Maqdis Israel mengerahkan 5000 pasukan dan menempatkan mereka di jalan-jalan dan bahkan di gang-gang permukiman. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL