GazaCity, LiputanIslam.com –  Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, mengumumkan dimulainya intifada ketiga sebagai reaksi atas pengakuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas Al-Quds (Yerussalem) sebagai ibu kota negara ilegal Zionis Israel.

Jubir Hamas Abdul Latif Al-Qanou, Selasa (12/12/2017),  mengatakan kepada Sputnik, “Aksi-aksi protes sedang tumbuh di Jalur Gaza sebagai bagian dari intifada, dan ini merupakan intifada ketiga.”

Jumat pekan lalu Hamas mengumumkan hari itu “Hari Amarah Pertama” terhadap keputusan Trump, dan aksi protes lantas berkelanjutan di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Al-Quds.

“Kami berharap aksi protes terus berkembang dan menjadi lebih besar,” lanjut Al-Qanou.

Sementara itu, dua orang Palestina yang berafiliasi dengan faksi Jihad Islam Palestina gugur syahid terkena ledakan saat menjalankan “misi jihad” di distrik Beit Lahia di Jalur Gaza utara, Selasa, sebagaimana diumumkan sumber-sumber kesehatan dan sayap militer Jihad Islam, Brigade Al-Quds.

Selama lima hari berturut-turut terjadi bentrokan massa demonstran pemuda Palestina dengan pasukan Zionis Israel, dan Israel juga menempatkan pasukannya di kawasan perbatasan antara Jalur Gaza dan Israel alias wilayah Palestina pendudukan 1948.

Sebelumnya, jubir Departemen Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, Ashraf Al-Qudrah, mengatakan bahwa kedua pejuang itu gugur terkena serangan udara Israel ketika keduanya sedang mengendarai motor, namun Israel membantah dengan mengaku saat itu sama sekali tidak melancarkan serangan ke Jalur Gaza.

Sumber-sumber kesehatan Palestina menyatakan hari itu sedikitnya 124 orang Palestina cidera dalam bentrokan sporadis dengan pasukan Zionis di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Lembaga Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan 96 orang Palestina cidera dalam bentrokan di Jalur Gaza, 40 di antaranya terkena peluru karet, dan satu lainnya terkena peluru tajam. Sedangkan dalam bentrokan di Jalur Gaza sebanyak 28 orang Palestina cidera, termasuk sembilan orang terkena peluru karet dengan kondisi satu di antaranya parah. (mm/alalam/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*