palestina hamas-fatahGazaCity, LiputanIslam.com – Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, menyatakan prihatin atas buruknya kondisi negara-negara Arab seperti yang terlihat dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-27 Liga Arab di Nouakchott, ibu kota Mauritania, belum lama ini.

“Hamas menyatakan prihatin atas buruknya kondisi negara-negara Arab sebagaimana tercermin dalam KTT Nouakchott, konferensi yang tidak dihadiri oleh dua pertiga para pemimpin dan kepala negara Arab,” bunyi statemen Hamas, sebagaimana dikutip kantor berita Turki, Anadolu, Kamis (28/7/2016).

Hamas juga mengaku prihatin karena tidak menghasilkan keputusan yang realistis dalam melihat kepentingan dan aspirasi rakyat Palestina dan bangsa-bangsa Arab secara keseluruhan.

“Konferensi ini tidak seharusnya merancukan antara muqawamah (perlawanan) dan terorisme, seharusnya menegaskan bahwa Israel adalah teroris utama di kawasan, dan bahwa muqawamah Palestina adalah pihak yang sah dan harus didukung,” tegas Hamas.

Hamas juga mengecam KTT Liga Arab karena tidak mengangkat isu blokade dan serangan Rezim Zionis Israel terhadap Jalur Gaza. (Baca: Dagelan KTT Liga Arab Di Bawah Tenda)

Hamas menegaskan bahwa muqawamah atau perlawanan fisik adalah satu-satunya jalan untuk menyelesaikan kemelut Palestina.

Menurut Hamas, isu Palestina adalah isu utama dunia Arab sehingga konferensi negara-negara Arab dalam bentuk apapun akan sia-sia belaka jika meremehkan isu ini. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL