hamas ababilGazaCity, LiputanIslam.com – Pejuang Palestina Hamas membuat kejutan baru. Setelah menggemparkan Israel dengan kado rudal jarak jauh, Hamas kini menerbangkan drone dan mengaku memiliki beberapa tipe untuk pesawat nirawak tersebut. Tak pelak, kado baru Hamas ini menggemparkan publik Israel. Hamas menegaskan bahwa pesawat itu murni buatan para pejuang Palestina, namun sebagian media Israel segera menuduh Iran berada di balik kejutan itu.

Menurut laporan al-Manar, berbagai media Israel memberitakan keberhasilan sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam, menjalankan misi penerbangan drone ke berbagai titik strategis Israel, tak terkecuali angkasa Tel Aviv, ibu kota Israel.

Falestin Online memberitakan laporan TV Israel Channel 2 bahwa beberapa pesawat pengintai milik Hamas dipastikan berhasil merekam gambar beberapa titik strategis di Israel kemudian kembali ke Gaza dengan selamat.

Pihak militer Israel mengakui adanya pesawat nirawak melesat di angkasa kota Ashdod dan memastikannya sebagai kiriman militan Palestina. Militer Israel kini menyusun berkas khusus untuk mengkaji bagaimana drone itu dapat diterbangkan oleh pejuang Palestina dan menerobos masuk dengan leluasa ke wilayah Israel. Mereka menyebut kejadian ini sebagai perkembangan yang sangat berbahaya. Apalagi drone itu baru terdeteksi setelah lama berkeliaran atas angkasa Israel.

Anehnya, menurut FNA, sebagian media Israel melaporkan kesaksian warga Israel di kota Ashdod. “Kami sempat melihat adalah pesawat melintas di atas kota. Suaranya terdengar. Kami kira itu pesawat Israel. Tapi begitu mengetahui bahwa itu ternyata pesawat Palestina yang dikirim dari Gaza maka ini jelas merupakan pukulan telak,” ungkapnya.

Menurut laporan Rai al-Youm, TV Israel Channel 10 memberitakan bahwa militer Israel berhasil menembak jatuh satu drone di atas kota Ashdod. “Drone milik al-Qassam dilengkapi kamera video mini yang mungkin telah mengirim gambar ketika mengudara sebelum tertembak jatuh,” lapor TV tersebut.

Masih menurut Rai al-Youm, beberapa media Israel melaporkan, “Drone Hamas membawa bahan peledak, bersayap sepanjang dua meter dan berkemampuan mengudara sejauh puluhan kilometer.” Media Israel juga menayangkan pemandangan operasi pencarian serpihan pesawat.

Yediot Aharonot menyebutkan bahwa drone itu tertembak jatuh oleh rudal Patriot di atas angkasa Pantai Carmel.

Sedangkan Haaretz menyatakan bahwa drone Palestina membawa bahan peledak, karena menimbulkan ledakan besar ketika jatuh akibat tembakan anti serangan udara Israel. Menurut Haaretz, ledakan besar itu tidak menimbulkan korban.

Statemen Brigade al-Qassam

Brigade al-Qassam Senin (14/7) dalam siaran persnya menyatakan bahwa drone yang menggemparkan kaum Zionis itu bernama “Ababil”, meniru nama kawanan burung ajaib yang dikisahkan al-Quran telah menghancurkan balatentara pasukan Abrahah yang bermaksud menghancur Ka’abah di era Jahiliah pra-Islam. hamas ababil2

Hamas mengaku memiliki tiga tipe drone dengan fungsi masing-masing, yang satu di antaranya sudah berhasil melakukan misi pengintaian di atas area Kementerian Pertahanan Israel.

“Dalam rangka membalas dengan sengit kontinyuitas serangan musuh Zionis -yang meskipun kami sudah memperingatkan aksi bodoh mereka namun mereka tetap bersikeras menjajal kekuatan perlawanan kami- hari ini (Senin 14 Juli 2014) Brigade al-Qassam mengumumkan bahwa para arsiteknya telah berhasil membuat pesawat nirawak ‘Ababil 1’ dengan tiga tipe,” tegas Brigade al-Qassam dalam statemen tersebut, sebagaimana dikutip FNA.

Statemen itu merinci tiga tipe drone tersebut masing-masing sebagai berikut;

1. Drone A1A untuk misi pengintaian.
2. Drone A1B untuk misi pemboman.
3. Drone A1C untuk misi penyerangan dan “kamikaze”.

hamas ababil3Brigade Al-Qassam juga menyebutkan bahwa pesawat-pesawat nirawak itu Senin (14/7) telah melancarkan tiga misi yang pada setiap misinya dijalankan oleh lebih dari satu unit pesawat. Sejauh ini, komunikasi al-Qassam dengan dua unit pesawar terputus dalam dua operasi.

Di bagian akhir statemennya, sayap bersenjata Hamas itu menegaskan, “Dengan ini Brigade al-Qassam juga mengumumkan bahwa ini bukanlah pertama kali pesawat-pesawat nirawak brigade ini menerobos masuk ke kedalaman wilayah Tanah Pendudukan (Israel). Hari ini kami beberkan bahwa dalam satu misi yang sepenuhnya akurat pesawat-pesawat itu telah terbang di atas gedung Kementerian Perang Israel di Tel Aviv.”

Brigade al-Qassam menegaskan bahwa semua ini berjalan sukses dan membuktikan kehebatan pejuang Palestina meskipun Israel sudah membentengi angkasanya dengan sistem-sistem penghalang.

Iran Dituduh

TV Israel Channel 10 menyatakan bahwa drone Hamas itu kemungkinan besar adalah buatan Iran. Dalam laporannya mengenai adanya drone asing di atas angkasa kota Sderot, bagian selatan Israel, TV itu menyatakan Hamas tidak memiliki kemampuan membuat pesawat drone.

Sembari menyinggung bantuan-bantuan Iran kepada berbagai kelompok pejuang Palestina, TV itu menyatakan adanya berbagai evaluasi yang menunjukkan bahwa Iran telah membekali Hamas dengan teknologi pembuatan drone. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL