Khaled MashaalGaza, LiputanIslam.com – Gerakan perlawanan Palestina Hamas mengecam sebagian media Arab yang dinilai telah mendistorsi dan salah dalam mengutip pernyataan Ketua Biro Politik Hamas Khaled Mashaal mengenai pertemuannya dengan Deputi Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Amir Abdollahian di Doha, Qatar.

“Suasana pertemuan antara Khalid Mashaal dengan Amir Abdollahian sepenuhnya positif dan mereka telah mendiskusi perkembangan terbaru situasi regional, dan semua media yang menyebutkan sebaliknya tidaklah benar,” ujar seorang pejabat Hamas Senin kemarin (26/5), sebagaimana dikutip kantor berita Palestina al-Yaoum.

Pejabat yang tak disebutkan namanya itu menjelaskan bahwa dalam pertemuan di Doha Kamis pekan lalu itu Mashaal telah menegaskan bahwa Hamas sangat menekankan persatuan antarnegara Islam dan memandangnya sebagai kebutuhan yang sangat mendesak bagi krisis yang ada di tengah negara-negara Arab dewasa ini serta merupakan bagian dari tuntutan bangsa.

Pejabat Hamas itu juga mengatakan bahwa gerakan ini mengapresiasi semua negara yang mendukung gerakan perlawanan terhadap Israel. Pernyataan tersebut mengemuka setelah sebagian media Arab mengklaim bahwa pertemuan antara Amir Abdollahian dan Mashaal telah berlangsung dalam suasana suram dan negatif akibat perbedaan pendirian kedua pihak dalam krisis Suriah.

Namun demikian, Amir Abdollahian Senin kemarin mengatakan kepada para wartawan bahwa Iran memang sempat bingung terhadap sikap Hamas terkait krisis Suriah. Namun kebingungan itu justru teratasi dalam pertemuan di Doha tersebut. Dia juga memastikan bahwa pertemuan itu telah berlangsung dalam suasana positif.

Hubungan Hamas dengan Iran merenggang sejak terjadi pemberontakan oposisi di Suriah. Hamas lebih berpihak kepada Arab Saudi dan Qatar yang mendukung pemberontakan. Sedangkan Iran mendukung pemerintah Suriah. Namun belakang ini hubungan kedua pihak terlihat akan membaik menyusul melunaknya sikap Saudi terhadap Iran setelah kubu pemberontak terdesak hebat oleh pasukan Suriah.

Menteri Luar Negeri Saudi Saud al-Faisal mengundang sejawatnya di Iran Mohammad Javad Zarif supaya berkunjung ke Riyadh, ibu kota Saudi. Selain itu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Salman bin Abdul Aziz juga telah mengundang Ketua Dewan Kebijakan Republik Islam Iran Hasyemi Rafsanjani.

Belum lama ini Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan kesiapanan Javad Zarif memenuhi undangan tersebut, namun belum menyebutkan kapan dia akan bertolak ke Riyadh. (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL