palestina sami abu zuhri jubir hamasGazaCity, LiputanIslam.com – Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, menepis laporan adanya tembakan roket dari Jalur Gaza ke wilayah selatan Israel.
“Tidak ada sesuatu yang menunjukkan adanya roket apapun dari Jalur Gaza ke Israel, dan semua faksi Palestina konsisten pada perjanjian gencatan senjata yang telah dijalin dengan Israel di bawah mediasi Mesir. Mereka mementingkan kontinyuitas perjanjian ini,” ungkap Juru Bicara Hamas Abu Zuhri dalam sebuah pernyataan singkat Selasa sore (16/9), sebagaimana dilansir kantor berita Anatolia, Turki.

Sebelumnya, di hari yang sama juru bicara militer Israel, Peter Lerner, mengklaim ada peluru mortir yang ditembakkan dari Gaza dan jatuh ke wilayah Israel untuk pertama kalinya sejak perjanjian gencaran senjata yang mulai diterapkan pada 26 Agustus lalu.

“Telah jatuh peluru mortir yang diluncurkan dari Gaza ke Israel tanpa menyebabkan kerusakan ataupun korban,” tulis Lerner di media sosial Twitter tanpa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kapan peristiwa itu terjadi, jatuh di mana dan apakah tentara Israel akan membalasnya.

Seperti diketahui, Israel telah melancarkan invasi selama 51 hari ke Jalur Gaza sejak 8 Juli lalu, mengakibatkan 2158 warga Palestina gugur dan lebih dari 11000 lainnya menderita luka-luka.

Dengan prakarsa Mesir, para pejuang Palestina dan rezim Zionis Israel akhirnya menjalin kesepakatan gencatan senjata tanpa batasan waktu.

Klaim tentara Israel mengenai adanya tembakan roket dari Jalur Gaza ke wilayah Israel terjadi bersamaan dengan meruncingnya perselisihan di tengah para pejabat negara Zionis itu mengenai anggaran militer dan keamanan sehingga muncul dugaan bahwa klaim itu merupakan salah satu cara pihak-pihak yang berkepentingan untuk menekan supaya anggaran itu ditingkatkan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL