Israeli NetanyahuTelAviv, LiputanIslam.com – Harian Haaretz terbitan Israel menilai percuma Perdana Menteri negara Zionis ini, Benjamin Netanyahu, berharap dapat memusnahkan roket para pejuang Palestina di Jalur Gaza.

“Keinginan Netanyahu belakangan ini untuk memusnahkan roket dan terowongan militan di Jalur Gaza tidak aplikatif, ilusi belaka, dan tidak ada kekuatan internasional yang dapat memusnahkan roket-roket itu,” tulis kolumnis Haaretz, Barak Ravid, sebagaimana dikutip FNA Kamis (17/7).

Dia menambahkan bahwa perlucutan senjata kimia Suriah tidak dapat dibandingkan dengan masalah perlucutan roket Hamas di Jalur Gaza, dan Netanyahu harus menempuh jalur diplomatik dan berunding langsung dengan Hamas.

Belum lama ini Netanyahu menyatakan pihaknya menghendaki pemusnahan roket dan terowongan para pejuang Palestina di Jalur Gaza. Dia mengatakan bahwa pemusnahan itu adalah syarat untuk penerapan gencatan senjata permanen.

Sementara itu, jurnalis Inggris Seumas Milne dalam artikelnya di harian The Guardian menilai tidak kuat alasan Israel menyerang Gaza.
“Alasan pertahanan diri Israel di depan serangan orang-orang Palestina sangat lemah. Orang-orang Israel sendiri menganggap serangan itu tak dapat dibenarkan. Sebab bangsa manapun yang diduduki berhak melakukan perlawanan. Israellah yang tinggal di tanah pendudukan dan tak berhak mempertahankan diri,” tulis Milne.

Dia juga menyebut Jalur Gaza sebagai penjara terbesar di dunia.

Dia menambahkan, “Alih-alih mendesak Israel agar menghentikan serangan multidimensionalnya ke wilayah yang didudukinya secara tidak sah, Barat malah menyalahkan Hamas karena menolak gencatan senjata, apalagi gencatan senjata sudah pernah ditetapkan pada tahun lalu tetapi Israel tidak pernah konsisten padanya.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL