Beirut, LiputanIslam.com –   11 orang tewas dan 10 lainnya luka-luka akibat ledakan di gudang amunisi yang dikendalikan oleh kelompok teroris Hay’at Tahrir al-Sham alias Jabhat al-Nusra  di kota Idlib, Suriah barat laut, Jumat (18/1/2019).

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) melaporkan bahwa peledakan bom telah menyasar gudang milik Jabhat al-Nusra, dan menewaskan tujuh anggota organisasi teroris ini, serta melukai 10 lainnya, sementara empat korban tewas lainnya tidak atau belum diketahui identitasnya.

Dia menambahkan bahwa jumlah korban tewas berkemungkinan meningkat, karena ” beberapa korban luka berada dalam kondisi kritis.”

SOHR juga menyebutkan bahwa menurut informasi awal, peledakan itu dilakukan dengan menggunakan bom mobil.

Pekan lalu, Jabhat al-Nusra  secara operasional telah menguasai seluruh wilayah provinsi Idlib serta daerah-daerah yang berdekatan di provinsi Aleppo, Hama dan Lattakia.

Jabhat al-Nusra  beranggotakan sekira 25.000 militan yang sebagian di antaranya warga negara asing, terutama negara-negara Arab semisal Arab Saudi, Yordania, Tunisia, dan Mesir. Namun, kelompok teroris ISIS masih mempertahankan pengaruhnya di wilayah tersebut.

Direktur SOHR Rami Abdul Rahman menyatakan bahwa besar kemungkinan serangan itu dilakukan oleh ISIS sebagai pembalasan atas eksekusi empat anggota ISIS oleh Jabhat al-Nusra pada Kamis lalu. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*