serdadu isisLondon, LiputanIslam.com –  Koran Guardian terbitan Inggris memuat artikel Seumas Milne yang  menyinggung peranan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di balik terbentuknya kelompok teroris ISIS di Suriah dan Irak.

Milne dalam artikel yang dimuat Rabu (3/6) itu memandang Washington memanfaatkan keberadaan ISIS di depan kekuatan-kekuatan lain di kawasan sebagai bagian dari sebuah upaya yang lebih luas untuk memelihara kontrol Barat di Timur Tengah.

Dia menilai ISIS dan kebuasannya tidak mungkin akan dikalahkan oleh kekuatan-kekuatan yang telah memasukkan kelompok teroris itu ke Irak dan Suriah kemudian memeliharanya dengan peralatan perang.

“Perang melawan teror, yaitu kampanye tanpa henti yang dilejitkan George Bush 14 tahun silam mengikat dirinya pada perubahan yang semakin aneh,” ungkap Milne.

Menyinggung peliknya kasus pengadilan Bherlin Gildo, warga Swedia, pekan lalu di London dengan dakwaan bekerjasama dengan teroris di Suriah, Milne menilai peristiwa ini terjadi ketika peranan dinas rahasia Inggris terungkap dalam suplai senjata kepada kelompok-kelompok pemberontak di mana Gildo didakwa membantu mereka.

Milne menilai ada kemungkinan kasus ini dibuka oleh Kejaksaan untuk mencegah jatuhnya reputasi dinas rahasia Inggris, dan sebagaimana di katakan oleh penasehat hukum Gildo, berlanjutnya pengadilan terhadap kliennya merupakan penistaan terhadap keadilan ketika ada banyak indikasi yang menunjukkan dukungan masif pemerintah Inggris kepada kelompok-kelompok bersenjata di Suriah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL