Beirut, LiputanIslam.com –  Sumber terpercaya di Ghouta Timur menyatakan bahwa pasukan Suriah berhasil menguasai lebih dari 50% wilayah Ghouta Timur dan telah mencapai di distrik Masraba, Dira, dan kantor administrasi kendaraan.

Sumber itu, Rabu (7/3/2018), mengatakan, “Rekan-rekan di Ghouta telah menjual wilayah ini.” Dia juga memastikan adanya kesepakatan kelompok Jaish al-Islam untuk pergi meninggalkan kawasan ini menuju Daraa, sedangkan kelompok Failaq al-Rahman menuju wilayah operasi militer Turki “Perisai Furat”.

Pasukan pemerintah Suriah bergerak maju ke distrik Beit Siwa dan area pertaniannya serta  kawasan al-Ashari dan area pertaniannya, dan berhasi membelah Ghouta Timur menjadi dua bagian; satu bagian berada di utara yang mencakup Douma, Harasta, dan area pertanian al-Reihan, dan satu lainnya berada di selatan yang mencakup Hamuriah, Arbin, Kfar Batna, dan Zamalka.

Tentara Suriah sejauh ini telah menguasai 52% kawasan Ghouta Timur yang semula dikuasai oleh kubu oposisi dan teroris sejak negara ini dilanda perang.

Sumber yang dekat dengan pemerintah Suriah sebelumnya di hari yang sama menyatakan bahwa tentara Suriah dan pasukan sekutunya telah melakukan penguatan pasukan dalam jumlah besar selama 48 jam terakhir.

“Sebanyak 6500 pasukan pemerintah dan sekutunya telah mencapai Ghouta dalam dua hari lalu untuk memperkuat front-front Ghouta anti pasukan oposisi,” katanya.

Dia juga menyebutkan bahwa pasukan Suriah mengerahkan lebih dari 30,000 personilnya ke berbagai front dan sebagian besar di antaranya bergerak ke bagian selatan dan barat laut Ghouta Timur.

Ghouta Timur di pinggiran kota Damaskus dihuni sekitar 400.000 penduduk.Dalam beberapa minggu terakhir kawasan yang dikepung oleh pasukan Suriah itu dilanda pertempuran mereka melawan pemberontak dan teroris takfiri yang kerap meluncurkan serangan mortir ke ibu kota Suriah.

Suriah dilanda gejolak pemberontakan dan terorisme yang didukung asing sejak Maret 2011. Pemerintah Suriah memastikan para pemberontak dan teroris itu didukung Israel dan sekutunya di Barat dan Timteng untuk menghancurkan Suriah yang bersekutu dengan Iran dan pantang menyerah kepada Israel. (mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*