Rached Ghannouch tunisiaTunis, LiputanIslam.com – Pemimpin Gerakan Kebangkitan (Ennahda Movement) Tunisia Rached Ghannouchi, Sabtu (5/3), menyatakan pihaknya tidak setuju jika gerakan Hizbullah yang berbasis di Lebanon dicap sebagai organisasi teroris sebagaimana dilakukan oleh Dewan Kerjasama Teluk (GCC) dan Dewan Menteri Dalam Negeri Liga Arab.

“Sepengetahuan kami, Dewan (Syura Gerakan Kebangkitan) tidak memandang Hizbullah sebagai organisasi teroris, karena tak seorangpun dapat berbicara lebih dari kenyataan kiprah nasional Hizbullah dalam pembebasan Lebanon dari pendudukan Zionis dan pengusiran kekuatan arogan Zionis. Peranan ini disucikan oleh Arab dan manusia-manusia mereka di dunia, dan ini positif,” ungkapnya kepada wartawan di sela-sela pertemuan yang diselenggarakan Dewan Syura Gerakan Kebangkitan Tunisia, sebagaimana dilansir situs Arabi21, Sabtu (5/3).

Meski demikian, dia juga mengaku tidak setuju dengan campurtangan Hizbullah di Suriah dan Yaman.

“Kita katakan kepada Hizbullah; ‘Anda baik di manapun Anda berbuat baik, dan Anda salah di manapun Anda berbuat salah.’ Peranannya salah di Suriah dan Yaman,” kritiknya.

Masih menurut Arabi21, berbagai organisasi masyarakat, sindikat pekerja dan profesional, dan partai politik Tunisia, Kamis lalu (4/3), menentang dan mengecam keras terorisasi Hizbullah.

Menanggapi reaksi masyarakat ini, Menteri Luar Negeri Tunisia Khamis Al-Jehinawi dalam wawancara dengan al-Hiwar yang juga dilansir oleh kantor berita resmi negara ini, TAP, mengatakan bahwa deklarasi Tunis itu hanya sebatas statemen dan bukanlah keputusan yang mengikat. (Baca: Terorisasi Hizbullah Lebanon Dalam Deklarasi Tunis )

Seperti diketahui, Dewan Menteri Dalam Negeri Liga Arab dalam deklarasi penutupan sidangnya yang ke-33 di Tunis, ibu kota Tunisia, Rabu (2/3), menyebut Hizbullah sebagai kelompok teroris. Di hari yang sama, statemen serupa juga dikeluarkan oleh Dewan Kerjasa Teluk (Gulf Cooperation Council /GCC) yang terdiri atas enam negara Arab sekitar Teluk Persia, yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Oman. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL