demo di sanaa yaman 100415

Unjuk rasa anti serangan Saudi terhadap Yaman di Sanaa, Jumat 10 April 2015

Sanaa, LiputanIslam.com – Jalanan di Sanaa, ibu kota Yaman, kembali dibanjiri lautan manusia, Jumat (10/4). Mereka berunjuk rasa mengutuk kebrutalan Arab Saudi terhadap Yaman dan pelanggarannya terhadap hukum internasional. Bersamaan dengan ini, bom mobil meledak di Shabwa dan menewaskan sekitar 40 petempur al-Houthi.

Gelombang massa berdatangan dari berbagai arah ke jalan al-Matar sambil membawa bendera Yaman, poster dan spanduk. Dalam foto aksi mereka yang dilansir Alalam terlihat spanduk bertuliskan, “Siapa yang membenarkan pembunuhan rakyat Yaman oleh koalisi Zionis Saudi, maka dia terlibat dalam penumpahan darah rakyat Yaman.”

Press TV melaporkan bahwa massa menyerukan kepada masyarakat internasional supaya mengusut kejahatan rezim Saudi terhadap Yaman serta menghukum para pelaku kekejaman ini.demo di sanaa yaman 100415 02

Mereka juga meneriakkan yel-yel bahwa rakyat Yaman mampu menyelesaikan urusan mereka sendiri secara damai, dan di saat yang sama mereka menyambut baik upaya Iran, Rusia, Cina dan beberapa negara lain untuk membela rakyat Yaman.

Unjuk rasa serupa juga terjadi di berbagai tempat lain yang tersebar di seantero Yaman, termasuk kota Taiz.

Unjuk rasa akbar itu berlangsung sementara jet-jet tempur Saudi masih melesat di angkasa Yaman dan membombardir beberapa kawasan Sanaa.

Saudi mulai melancarkan serangan udara ke Yaman sejak 26 Maret tanpa ada mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Serangan itu ditujukan untuk memulihkan kekuasaan presiden pelarian Abd Rabbuh Mansur Hadi yang bersekutu dengan rezim Riyadh.

Bom Mobil Tewaskan 40 Petempur al-Houthi

Di provinsi Shabwa sebuah bom mobil meledak dan menewaskan sedikitnya 40 anggota milisi Ansarullah (Houthi).

“Bom mobil meledak di kantor polisi Bejan di provinsi ini, menewaskan 40 Houthi, “kata sumber keamanan kepada kantor berita Turki, Anadolu, Jumat. Dia menambahkan bahwa beberapa orang juga terluka dalam serangan itu.

Belum ada kelompok yang menyatakan bertanggungjawab atas serangan mematikan itu, sementara Ansarullah juga tidak berkomentar apa-apa.

Jubir Ansarullah Kolonel Sharaf Luqman dalam konferensi pers yang digelar di Sana’a, Kamis (9/4/2015) menyatakan korban tewas akibat serangan udara Saudi Arabia dan koalisinya terhadap Yaman mencapai lebih dari 1.000 orang. Sedangkan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyatakan bahwa dalam kurun waktu Maret hingga 6 April korban tewas berjumlah 643 orang dan korban luka 2,226 orang. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL