Gaza, LiputanIslam.com –  Brigade Ezzeddin al-Qassam, sayap militer Hamas, menyatakan bertanggungjawab atas serangan ke permukiman Zionis di dekat perbatasan antara Jalur Gaza dan Israel (Palestina pendudukan 1948) pada Rabu malam (8/8/2018). Ketegangan baru ini hanya selang beberapa jam setelah delegasi Hamas pulang dari lawatannya ke Mesir untuk melakukan perundingan lebih jauh mengenagencatan senjata dengan Israel.

Sumber-sumber di lapangan menyebutkan bahwa al-Qassam telah menembakkan sebanyak 70 roket dan mortir yang 11 diantaranya tertangkis oleh sistem Kubah Besi milik Israel, sementara Perdana Menteri Israel segera mengadakan rapat dengan Menhan  Avigdor Lieberman dan para petinggi militer lainnya.

Dini hari Kamis (9/8/2018) jet tempur Israel menggempur beberapa posisi faksi-faksi pejuang Palestina di Jalur Gaza.  Departemen Kesehatan Palestina mencatat satu orang terbunuh dan enam lainnya luka-luka terkena serangan udara Israel.

Ketegangan di Jalur Gaza meningkat lagi sejak Rabu ketika kedua pihak saling menyerang secara kontinyu. Al-Qassam dalam statemennya menegaskan, “Sebagai reaksi atas agresi, kubu resistensi Palestina sejak beberapa jam lalu telah menyerang daerah-daerah rampasan dan posisi-posisi musuh di zona penyangga Gaza dengan roket dalam jumlah besar.”

Pada Rabu malam jet tempur Israel menggempur  beberapa posisi al-Qassam di dekat perbatasan kota Rafah, Jalur Gaza selatan, serta di bagian utara dan barat wilayah ini.

Militer Israel menyatakan, “Jet-jet tempur kami telah membom 12 posisi teroris di Jalur Gaza, termasuk fasilitas produksi alat pembuat terowongan dan papan cor untuk terowongan.”

Di pihak lain, jubir Hamas Fawzi Barhoum menegaskan, “Dengan tekad para pejuang kini tiba saatnya untuk setia kepada darah syuhada. Inilah kubu muqawamah dengan bangga mengemban tanggungjawab besar berada di jantung perimbangan pertempuran melawan musuh dan menjalaninya dengan penuh percaya dan kemampuan. Bangsa kamilah yang mengasuh muqawaah, dan para pejuang akan senantiasa maju berjuang.” (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*