GazaCity, LiputanIslam.com – Jalur Gaza Senin, (22/8/2016), kembali tenang setelah pada malam hari sebelumnya sempat meradang akibat serangkaian serangan udara dan mortir Rezim Zionis Israel .

Juru bicara Kemendagri Palestina di Gaza Iyad al-Bazam mengatakan, “Situasi di lapangan sudah kembali pulih dan tenang di Jalur Gaza, tapi kami tidak mengetahui apa niat pasukan pendudukan (Israel) dalam serangan itu. Segala kemungkinan masih terbuka.”

Seperti dilansir al-Alam, dia mengatakan tidak ada pelanggaran dari pihak Palestina kecuali apa yang terjadi pada Minggu siang, yaitu peluncuran rudal dari Gaza ke kawasan permukiman Zionis Sderot yang berdekatan dengan Jalur Gaza.

Di pihak lain, Israel menyatakan telah menyerang 10 sasaran di Jalur Gaza, dan menyebabkan lima orang Palestina menderita luka-luka.

Juru bicara faksi pejuang Hamas Sami Abu Zuhri menyatakan Israel bertanggungjawab atas terjadinya ketegangan baru di Jalur Gaza.

“Kami melimpahkan tanggungjawab ketegangan di Jalur Gaza ini kepada rezim pendudukan, dan kami menegaskan bahwa agresi ini tidak akan dapat menciptakan perimbangan baru dalam muqawamah (perlawanan terhadap Israel),” katanya.

Senada dengan ini, tokoh senior faksi Jihad Islam Palestina Ahmad al-Mudallal mengatakan, “Jika masih melanjutkan aksi bodohnya ini maka rezim pendudukan tidak akan aman dari rudal-rudal muqawamah.”

Dilaporkan bahwa pada Minggu malam Israel telah menggempur beberapa posisi pejuang Palestina, termasuk sayap militer Hamas, Brigade Ezzedin al-Qassam, sayap militer Jihad Islam Palestina Brigade al-Quds, sayap militer Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (Popular Front for the Liberation of Palestine /PFLP) Brigade Abu Ali Mostafa serta beberapa kawasan pertanian Palestina di dekat perbatasan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL