tentara-suriah-di-deir-al-zorBeirut, LiputanIslam.com   Pasukan pemerintah Suriah, Minggu (18/9/2106) terlibat pertempuran sengit dekat pangkalan udara Deir al-Zor di bagian timur Suriah hingga berhasil merebut kembali beberapa posisi yang semula direbut oleh kawanan teroris ISIS menyusul serangan udara pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) terhadap pasukan Suriah.

Serangan udara itu sendiri terjadi Sabtu lalu dan menewaskan puluhan tentara Suriah sehingga mengundang kecaman keras dari Rusia dan Iran yang mendukung pemerintah Suriah, sementara pasukan koalisi menyatakan serangan itu salah sasaran.

Sumber militer Suriah kepada AFP mengatakan bahwa pasukan Suriah semula berada dalam posisi bertahan setelah mendapat serangan udara AS, tapi kemudian berbalik menyerang di kawasan Gunung Thardah yang mengarah ke pangkalan udara militer Deir al-Zor

“Pada gilirannya, pasukan Suriah berhasil merebut kembali sebagian besar titik area yang diserbu ISIS di Gunung Thardah, dengan bantuan serangan udara intensif pesawat tempur Rusia dan Suriah terhadap posisi-posisi ISIS di dalam kota Deir al-Zor di sekitar pangkalan udara melalui jalur antara Deir al-Zor dan al-Mayadin di selatan,” ungkap sumber itu.

Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) menyebutkan bahwa Sabtu lalu ISIS menyerang posisi-posisi pasukan Suriah hingga berhasil menguasai Gunung Thardah

ISIS menguasai seluruh provinsi Deir al-Zor, kecuali pangkalan udara militer dan beberapa bagian kota Deir al-Zor, ibu kota kota provinsi ini.

“Pasukan Suriah berbalik posisi sebagai penyerang dan berhasil merebut kembali sebagian besar titik yang lepas dari mereka. Pertempuran berlanjut disertai serangan udara intensif Rusia. Lebih dari 30 anggota ISIS tewas,” ungkap Direktur Eksekutif SOHR Rami Abdulrahman.

Sabtu sore lalu Moskow menyatakan jet-jet tempur pasukan koalisi telah melancarkan empat kali serangan udara terhadap pasukan Suriah dekat pangkalan udara Deir al-Zor mengakibatkan 62 tentara Suriah terbunuh dan beberapa lainnya cidera, tapi menurut SOHR, tentara Suriah yang terbunuh bahkan mencapai lebih 90 orang.

Di pihak lain, pasukan koalisi kembali menyebutkan pernyataan klise dengan mengatakan pihaknya semula berasumsi menyerang posisi ISIS, tapi ternyata salah sasaran hingga mengena pasukan Suriah.

Duta Besar Rusia di PBB Vitaly Churkin menyebut serangan udara pasukan koalisi itu merupakan upaya membantu ISIS sehingga berbahaya bagi kesepakatan AS dengan Rusia mengenai Suriah. Karena itu  Rusia mendesak supaya digelar rapat darurat Dewan Keamanan untuk meminta penjelasan AS mengenai serangan itu.

Dubes AS di PBB Samantha Power menyatakan prihatin atas serangan yang menimpa pasukan Suriah itu, tapi mencibir desakan Rusia supaya digelar pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.

“Kami memang telah menyerang pasukan Suriah, tapi bukan karena kesengajaan. Kami tentu menyesalkan jatuhnya korban jiwa,” kata Power.

Dia lantas menyebut desakan Rusia itu sebagai tipu daya yang dibungkus moralitas, dan mengimbau Rusia supaya lebih baik mengadakan pertemuan dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan menekannya supaya cenderung kepada perdamaian.

Sementara itu, Iran yang juga merupakan sekutu Suriah turut mengecam keras serangan udara AS terhadap pasukan Suriah di Deir al-Zor.

Juru bicara Kemlu Iran Behram Ghasemi mengingatkan bahwa serangan itu mengancam gencatan senjata di Suriah serta melanggar kedaulatan Suriah.

“Serangan ini membuktikan bahwa AS menyokong kelompok-kelompok teroris di Suriah, tidak berniat memerangi terorisme, hanya menciptakan instabilitas di Suriah, dan bahkan mengancam gencatan senjata yang sudah diumumkan. AS memperkuat sepak terjang kelompok-kelompok yang jelas-jelas dinyatakan Dewan Keamanan PBB sebagai teroris,” ungkap Ghassemi, seperti dilansir Rai al-Youm.

Di bagian lain, seakan mereaksi serangan AS tersebut, untuk pertama kalinya sejak diumumkan gencatan senjata, Minggu kemarin terjadi serangan udara terhadap pasukan pemberontak di Aleppo.

SOHR mengatakan bahwa serangan udara menerjang beberapa kawasan timur Aleppo namun tidak jelas serangan itu dilakukan oleh jet tempur Rusia atau Suriah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL