bendera isis dibalikRamadi, LiputanIslam.com – Tak kurang dari 60 anggota kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas di tangan pasukan Irak, Kamis (28/1).

Komandan Operasi Anbar Brigjen Ismail al-Mahlawi mengatakan 60 teroris ISIS dan 19 mobil berbahan peledak milik mereka hancur ketika mereka berusaha melancarkan operasi serangan masif tapi kemudian dilawan dan berhasil dipatahkan oleh pasukan Irak di utara Ramadi, ibu kota provinsi Anbar.

Sebagaimana dilansir al-Sumaria News, dia menjelaskan bahwa lokasi yang menjadi target serangan ISIS saat itu ialah markas Divisi 10, markas Brigade 40, dan markas Brigade 39 di kawasan Tharthar di utara Ramadi.

Dia juga mengatakan bahwa belasan mobil yang hancur adalah mobil yang berisi bahan peledak dan dikemudikan oleh para teroris yang akan melancarkan serangan bunuh diri dengan menggunakan bom mobil.

Sehari sebelumnya, pejabat intelijen ISIS dan 48 anggota lain kelompok teroris takfiri ini tewas di dua tempat terpisah di Irak. (Baca: Pejabat Intelijen dan 50 Anggota ISIS Tewas di Irak)

Temuan Kuburan Massal

Sebuah kuburan massal berisi sedikitnya 40 mayat yang beberapa di antaranya adalah perempuan dan anak kecil ditemukan di kota Ramadi.

Sebagaimana dilansir Reuters, para pejabat kepolisian dan sumber-sumber lokal Irak menduga mayat-mayat dalam kuburan massal itu adalah para korban yang dieksekusi iSIS ketika kelompok teroris ini menguasai Ramadi.

Gubernur Anbar Suhaib al-Rawi dalam komentarnya mengenai rekaman video yang beredar terkait kuburan massal itu menyatakan bahwa para korban kemungkinan adalah orang-orang yang dibunuh ISIS menjelang pembebasan Ramadi oleh pasukan Irak sekitar satu bulan lalu. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL