palestina nabil abu rudainahRamallah, LiputanIslam.com – Juru bicara gerakan Fatah Palestina, Nabil Abu Rudainah, menuding Israel sedang menjalan aksi-aksi yang dapat menggiring kawasan kepada perang bernuansa agama.

“Berlanjutnya kebijakan-kebijakan agresif rezim Zionis Israel dan inikonsistensinya terhadap perjanjian, termasuk perjanjian terbaru untuk menentramkan situasi di al-Quds (Baitul Maqdis/Jerussalem), kontinyuitas dukungannya kepada penodaan pemukim Zionis terhadap Masjid al-Aqsa , agresinya terhadap rakyat Palestina di tanah-tanah pendudukan, dan pembangunan permukiman telah membuatkan kita melihat situasi menjadi semakin tegang dan banyak bentrokan di tanah-tanah pendudukan,” ungkap Abu Rudainah usai rapat komisi pusat Fatah di Ramallah, Tepi Barat, Kamis (20/11) sebagaimana dikutip The Palestinian Information Center (PIC).

Dia menambahkan, “Semua dampak konflik ini mengarah kepada Israel sendiri, dan setiap saat ada kemungkinan kawasan ini tergiring ke arah perang bernuansa agama dan multidimensional.”

Abu Rudainah menyatakan bahwa untuk mencegah ledakan situasi, Israel harus menghentikan agresinya terhadap kehormatan tanah dan bangsa Palestina, khususnya di al-Quds, serta mencegah tindakan-tindakan provokatif terhadap Palestina, terutama terkait Masjid al-Aqsa.

Dia juga meminta segenap pihak diluar negeri, khususnya Amerika Serikat, supaya segera turun tangan menghentikan agresi dan kejahatan warga serta tentara Zionis, dan mendesak Tel Aviv agar serius berusaha meredakan gejolak di al-Quds.

Lebih lanjut dia menyerukan kepada semua kelompok Palestina agar merapatkan barisan.

“Demi kepentingan agung bangsa Palestina, semua kelompok Palestina harus bergandengan tangan dalam bergerak menghadapi situasi genting yang melanda seluruh wilayah pendudukan,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan bahwa organisasi Fatah mendukung penyerahan draf resolusi oleh otoritas Palestina kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengakhiri pendudukan Palestina dan mengupayakan pembentukan negara merdeka Palestina dengan ibu kota al-Quds.

Terakhir dia mengimbau negara-negara Arab dan Islam supaya mendukung aspirasi bangsa Palestina untuk meraih kebebasan, mewujudkan persatuan nasional dan mengakhiri pendudukan Israel atas tanah-tanah Palestina. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL