Kairo, LiputanIslam.com –  Dua faksi besar Palestina, Hamas dan Fatah, menandatangani perjanjian rekonsiliasi di Kairo, ibu kota Mesir, dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Menteri Intelijen Mesir, Kamis (12/10/2017).

Ketua otoritas Palestina Mahmoud Abbas yang berkantor di Ramallah, Tepi Barat, menyambut gembira kesepakatan Hamas dan Fatah dan menyebutnya “perjanjian final” untuk mengatasi keterbelahan Palestina.

“Saya mengucapkan selamat atas tercapainya kesepakatan antara dua gerakan, Fatah dan Hamas, di Kairo,” katanya kepada AFP melalui telefon.

Dia menyebutkan bahwa dia telah memerintahkan kepada delegasi Fatah agar segera meneken perjanjian ini, dan dia juga mengaku telah mendapat laporan detail dari delegasi Fatah.

“Apa yang telah dicapai dalam kesepakatan ini merupakan kemufakatan final untuk menyudahi keterbelahan,” lanjutnya.

Mahmoud Abbas mengapresiasi pemerintah Mesir atas “besarnya upaya yang telah dikerahkan untuk  tercapainya kesepakatan.”

Fatah dan Hamas mengumumkan bahwa keduanya telah mencapai kesepakatan pada hari Kamis melalui perundingan yang difasilitasi oleh pemerintah Mesir sebagai langkah tambahan untuk mewujudkan rekonsiliasi antara keduanya.

Anggota Biro Informasi Hamas Tahir al-Nunu mengatakan, “Kami sampai kepada bangsa dan umat kami kabar gembira sebagai berikut; Kepala Biro Politik Gerakan Hamas Ismail Haniyeh sekarang, dini hari, mengumumkan bahwa kesepakatan antara gerakan Fatah dan gerakan Hamas telah dicapai dengan  mediasi Mesir yang mulia.” (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL