bendera yamanBeirut, LiputanIslam.com –  Para diplomat Yaman dalam wawancara yang dilansir TV al-Mayadeen menyatakan faksi-faksi politik yaman sedang berusaha membentuk dewan kepresidenan dan pemerintahan, menyusul kekandasan perundingan antarfaksi Yaman di Jenewa, Swiss, belum lama ini.

Al-Mayadeen menyebutkan bahwa upaya faksi-faksi politik Yaman itu ditempuh setelah rezim Arab Saudi berhasil menggagalkan perundingan di Jenewa yang diselenggarakan untuk mengatasi kemelut Yaman tersebut.

Para diplomat Yaman mengatakan kepada al-Mayadeen bahwa upaya baru itu mencanangkan partisipasi semua partai dan faksi politik yang menolak agresi Saudi terhadap Yaman. Menurut mereka, tidak adanya pemerintahan, berlanjutnya perang dan blokade serta kekandasan perundingan Jenewa telah mendorong berbagai faksi politik untuk berusaha mengisi kevakuman pemerintahan di Yaman.

Mereka optimis bahwa pembentukan dewan kepresidenan dan pemerintahan akan dapat mengubah proses perkembangan situasi di Yaman serta menutup pintu bagi pemerintahan presiden pelarian Abd Rabbuh Mansur Hadi.

Perundingan Jenewa untuk mengatasi konflik Yaman diselenggarakan pekan laluu dengan melibatkan delegasi berbagai faksi politik Yaman, termasuk gerakan Ansarullah (Houthi) dan delegasi dari Riyadh yang mewakili pihak Mansur Hadi.

Delegasi Riyadh itu Jumat pekan lalu menyatakan penolakannya terhadap gencatan senjata, meskipun untuk sementara waktu, dan dengan demikian maka perundingan damai Yaman di Jenewa menjadi sia-sia.

Ansarullah menyatakan Arab Saudi bertanggungjawab atas kekandasan perundingan Jenewa karena berusaha memaksakan banyak prasyarat.

Sejak 26 Maret lalu sampai sekarang Saudi dan sekutunya melancarkan serangan udara ke Yaman dengan alasan  demi memulihkan pemerintahan Mansur Hadi yang tergusur oleh revolusi rakyat yang digerakkan oleh Ansarullah (Houthi).

Upaya Saudi dan sekutunya untuk melumpuhkan kekuatan Ansarullah dalam serangan itu masih menjadi isapan jempol. Ansarullah yang didukung tentara Yaman justru tetap menguasai banyak wilayah Yaman dan bahkan mampu menggempur banyak posisi militer Saudi di perbatasan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL